JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan manuver cepat dalam merespons Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).
Langkah AHY tersebut, mendapat pujian dan patut diacungi jempol dalam hal menjaga kesolidan dan keabsahan legalitas partai yang dipimpinnya.
Berbeda dengan Jenderal (purn) Moeldoko pasca terpilih sebagai Ketum Demokrat versi KLB Sumut beberapa waktu lalu, dinilai kurang greget alias belum bermanuver. Moeldoko hanya menggunakan pendukungnya untuk melawan arus opini yang dikembangkan kubu AHY.
Baca Juga: Moeldoko Ternyata Punya KTA Demokrat, KLB: Apa Bedanya dengan AHY saat Jadi Cagub DKI?
Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA), Fadhli Harahab menilai, langkah mantan Panglima TNI yang terkesan diam adalah bagian dari strategi. Menurutnya, Moeldoko bisa jadi sedang melakukan operasi senyap untuk membuat kejutan.