Kisah Wanita Korban Kecelakaan Maut di Sumedang, Lepaskan Pakaian saat Selamatkan Diri

Yudy Heryawan Juanda, iNews · Kamis 11 Maret 2021 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 525 2376156 kisah-wanita-korban-kecelakaan-maut-di-sumedang-lepaskan-pakaian-saat-selamatkan-diri-WBZODEMPly.jpg Evakuasi korban kecelakaan bus di Sumedang (Foto: Ist)

SUBANG - Kecelakaan maut rombongan SMP IT Al Muawanah Cisalak, Subang di Wado, Sumedang menewaskan 27 orang. Sementara 39 orang lainnya selamat. 

Salah satu korban selamat mengaku terpaksa harus melepaskan pakaiannya karena terjepit badan kendaraan saat menyelamatkan diri.

Eha Nurhaeti, warga Kampung Pasirlaja, Desa Pakuhaji, Kecamatan Cisalak, Subang merupakan salah satu korban selamat dari kecelakaan maut tersebut. Kini, kediaman Eha selalu dipenuhi para tetangga untuk menengok dan melihat kondisi Eha paska mengalami kecelakaan.

Baca Juga:  Mengenal Tanjakan 'Maut' Cae Sumedang, Terbentang di Punggung Gunung Cakrabuana yang Curam dan Berkelok

Eha sendiri mengalami luka memar di bagian punggung dan kaki. Sedangkan anaknya mengelami luka memar juga di bagian pinggang. Setelah dipastikan tidak mengalami luka serius, Eha dan anaknya yang duduk di bangku kelas 2 SMP IT Al-Muawanah, Cisalak Subang langsung dipulangkan ke kediamannya.

Eha 

Eha mengaku sudah mempunyai firasat buruk semenjak dalam perjalanan berangkat. Bus mengeluarkan asap dan tercium bau hangus. Ketika perjalanan pulang, bus tiba-tiba oleng dan hilang kendari ketika di turunan lalu menabrak tiang. Eha sadar ketika bus sudah masuk ke dalam jurang.

Bahkan, saat menyelamatkan diri, Eha terpaksa melepaskan pakaiannya karena terjepit kendaraan. Eha lalu mengambil selimut yang berada di dalam bus untuk menutupi badannya.

"Ibu waktu di mobil, baju kejepit. Sebelumnya oleng, Allahuakbar-Allahuakbar," kata Eha, Kamis (11/3/2021).

Sebanyak 27 korban tewas sudah dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan di beberapa lokasi pemakaman umum dan keluarga.

Baca Juga:  27 Korban Meninggal Bus Masuk Jurang Teridentifikasi: 5 Guru, 10 Siswa dan 1 Balita

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini