44 Orang Diperiksa, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kematian 2 Mahasiswa

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 14 Maret 2021 03:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 519 2377386 44-orang-diperiksa-polisi-belum-tetapkan-tersangka-kasus-kematian-2-mahasiswa-Po8Flunctq.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BATU – Polres Batu masih melakukan proses penyidikan usai menemukan dugaan adanya kelalaian yang berujung tewasnya dua mahasiswa UIN Malang saat diklat UKM Pagar Nusa. Polisi sendiri hingga Sabtu 13 Maret 2021, telah memeriksa 44 orang terkait pelaksanaan diklat UKM pencak silat Pagar Nusa.

“Sampai sekarang sudah kita lakukan terhadap 44 saksi. Itu termasuk dari pihak kampus, panitia, peserta, masyarakat sekitar, dan ahli pidana,” ucap Kasatreskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus di Mapolres Batu.

Pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, berupa handphone, laptop, hingga dokumen lainnya terkait pelaksanaan diklat dan pembaiatan anggota baru UKM Pagar Nusa yang dilangsungkan pada Jumat – Minggu, 5 – 7 Maret 2021 lalu.

“Di depan kita ada barang bukti yang kita sita. Ini ada handphone yang berisikan komunikasi, sebelum dan sesudah adanya korban yang meninggal. Di laptop ini kita lihat di sini, ada dokumentasi rangkaian kegiatan pelaksanaan pembaiatan anggota baru Pagar Nusa ini,” ucap Jeifson.

Dari barang bukti–barang bukti tersebut disebut Jeifson, panitia diklat diindikasi telah melakukan kelalaian yang berujung meninggalnya dua peserta diklat.

“Idealnya ketika melakukan kegiatan di luar, kegiatan fisik itu ada pemeriksaan kesehatan dulu. Kemudian ada perhitungan kalori yang dibutuhkan, dan lain sebagainya. Kemudian ketika ada trobel masalah di kegiatan itu ada gimana cara bertindak pertama itu. Hal - hal ini dalam proses pemeriksaan ini tidak kita temukan, dan dipersiapkan oleh panitia,” paparnya.

Namun pihaknya menegaskan meski telah memasuki penyidikan, polisi belum menetapkan satu orang tersangka pun. “Sampai sekarang proses masih penyidikan. Kita masih mengumpulkan alat bukti, untuk menetapkan tersangka,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan ada dua mahasiswa UIN Malang yang meninggal dunia saat menjalani diklat UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Malang pada Sabtu sore 6 Maret 2021. Mahasiswa pertama bernama Miftah Rizki Pratama asal Kota Bandung meninggal usai dilarikan ke RSU Karsa Husada Kota Batu.

Baca Juga : Mahasiswa Tewas saat Diklat, Keluarga Sebut Hidung & Telinga Korban Keluarkan Darah

Selanjutnya mahasiswa kedua yang meninggal yakni Moh. Faisal Lathiful Fakhri, asal Lamongan. Faisal dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Karangploso sesaat setelah dilarikan lantaran mengeluhkan sesak napas dan sakit.

Diduga kedua korban meninggal akibat sesak napas dan kelelahan usai berjalan kaki dari Desa Tlekung menuju Wisata Coban Rais, yang berada di Desa Oro - Oro Ombo, Kota Batu. Tak berselang lama kabar meninggalnya mahasiswa kedua peserta diklat bernama Faisal Lathiful Fakhri juga berhembus. Faisal menghembuskan napas terakhirnya saat akan dibawa ke Puskesmas Karangploso.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini