Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sosok Anton Medan, Mantan Preman Yang Gencar Berdakwah di Lapas

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Senin, 15 Maret 2021 |21:49 WIB
Sosok Anton Medan, Mantan Preman Yang Gencar Berdakwah di Lapas
Anton Medan. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

BOGOR - Almarhum Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ramdhan Effendy atau Anton Medan, meninggal dunia, Senin (15/3/2021). Mantan preman itu gencar bertausiah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di berbagai daerah. 

"Terakhir tausiah di Lapas itu bulan Ramadan tahun kemarin sebelum Covid (mengganas). Beliau keliling lapas se-Indonesia, safari dakwah bulan Ramadan. Saya pernah ikut beliau di Rutan Salemba," kata Wakil Ketua DP PITI Arta Dharmadi, di rumah duka di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (15/3/2021).

Kemudian, lanjut Arta, almarhum juga dikenal tidak pernah membedakan suku, ras dan agama. Siapapun yang datang kepadanya akan dibantu.

Baca juga: Anak Kenang Anton Medan sebagai Super Dad

"Beliau juga tidak pernah membeda-bedakan orang apa dia kaya, miskin, agama, beliau enggak pernah beda-bedakan. Siapapun yang datang ke beliau alhamdulillh dibantu sukarela," ungkapnya.

Arta pun sempat menceritakan prihal kondisi Anton Medan sebelum meninggal. Almarhum sakit diabetes hingga beberapa bulan terakhir sulit berjalan. 

Baca juga: Rumah Duka Anton Medan Mulai Dikunjungi Pelayat

“Sudah sejak 3 bulan ini lah beliau sakit karena diabetes cukup tinggi, jadi terkahir-terakhir itu kakinya lemas jadi enggak kuat jalan sendiri harus dituntun. Sebulan terkahir lebih banyak diam diranjang sampe saat terkakhir beliau," tutupnya. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement