Siswa SMK Tewas saat Ikut Diksar Pecinta Alam, Diduga Alami Penyiksaan

Nasruddin Rubak, iNews · Senin 15 Maret 2021 06:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 609 2377752 siswa-smk-tewas-saat-ikut-diksar-pecinta-alam-diduga-alami-penyiksaan-6Tbk7rw4rK.jpg Siswa SMK tewas saat ikut diksar pecinta alam (Foto: iNews)

LUWU TIMUR - Seorang siswa SMK Negeri 2 Luwu Timur, Sulawesi Selatan, bernama Muhammad Rifaldi (18), tewas. Korban diduga menjadi korban kekerasan saat mengikuti diksar komunitas pecinta alam Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar) Luwu Timur.

Isak tangis mengiringi proses pemulasaran jenazah Muhammad Rifaldi yang meninggal dunia akibat mengikuti diklat pecinta alam. Diklat angkatan baru yang dilakukan oleh komunitas pecinta alam tersebut diduga dibumbui kekerasan fisik. Di mana, terdapat 14 peserta yang diduga kuat menjadi korban penganiayaan para seniornya.

Sebelumnya, jenazah Rifaldi diantar oleh dua orang yang diduga panitia diklat ke Puskesmas Tanah Lili lalu meninggalkan korban Sabtu 13 Maret 2021.

Kondisi korban yang tak bernyawa membuat petugas mencari tahu keluarga korban melalui media sosial dengan memposting foto korban.

Setelah postingan itu viral, pihak keluarga akhirnya mengetahui dan langsung menjemput jenazah untuk dibawa ke rumah duka yang ada di Desa Kanawatu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur.

Menurut salah satu saksi korban, diklat tersebut diwarnai kekerasan fisik, mereka dianiaya tanpa henti. Mulai dari ditendang, dipukul hingga dibakar.  "Kami terus-terusan disiksa," ujar salah sayu saksi korban bernama Aditia, Minggu 14 Maret 2021.

Baca Juga : Tim SAR Evakuasi Pendaki yang Jatuh di Jurang Gunung Lompobattang

Selain Muhammad Rifaldi, korban lainnya yang saat ini kritis dengan luka di sekujur tubuhnya yakni Ricky, korban saat ini sudah diambil oleh pihak keluarga meski kondisinya memprihatinkan.

Saat ini polisi belum memberikan keterangan pasti penyebab kematian korban.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini