Begini Kondisi Polisi yang Terluka Akibat Ledakan Bom

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 16 Maret 2021 22:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 519 2378936 begini-kondisi-polisi-yang-terluka-akibat-ledakan-bom-4HMVgHCCSh.jpg Polisi kena bom ikan yang dilempar pelaku curanmor (Foto : Istimewa)

BATU – Satu polisi terkapar usai menjadi korban pelemparan bom ikan atau bondet oleh pelaku pencurian motor (curanmor) di Kota Batu. Personel dari unit Satreksirm Polres Batu bernama Aipda Tony Rudianto ini harus menjalani perawatan intensif di RSU Hasta Brata, Kota Batu.

Tony mengalami luka di jari–jari tangan kirinya dan harus diperban. Tony mengalami luka serius setelah terkena lemparan bondet, oleh Abdul Alim (25) pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang menjadi target kepolisian. Ia selamat, hanya mengalami luka dan dilarikan ke RS Hasta Brata.

Kapolres Batu AKPB Catur Cahyono Wibowo menyatakan kejadian tersebut berawal ketika anggota Polres Batu, melakukan penyelidikan terhadap pelaku curanmor yang diduga masuk di wilayah hukum Polres Batu.

“Setelah diperoleh informasi akurat, dua daftar pencarian orang curanmor masuk di wilayah hukum Polres Batu, anggota unit Opsnal Satreskrim Polres Batu berpencar melakukan pemantauan terhadap pelaku,” kata Catur, saat menjenguk anggotanya di RS Hasta Brata, Kota Batu, Selasa (16/3/2021).

Tony yang mencurigai dua orang sebagai pelaku berusaha mengamankan keduanya serta kendaraan yang digunakan sebagai sarana melakukan tindak kejahatan.

Ketika dalam pengamanan petugas, kedua terduga pelaku berusaha melawan dan melarikan diri ke arah area persawahan dan terjadi kejar-kejaran dengan petugas.

“Dalam pengejaran tersebut salah satu dari pelaku berhasil diamankan oleh Aipda Tony Rudianto, pada saat melakukan penggeledahan badan ternyata tersangka dilengkapi dengan bom ikan yang dililitkan di pinggangnya,” imbuh Catur.

Baca Juga : Bom Meledak di Kota Batu, Satu Orang Tewas dan Seorang Polisi Luka Parah

Saat melakukan penggeledahan, bondet tersebut disebut Catur meledak dan mengakibatkan luka di tangan kiri dan kaki kirinya. Sementara pelaku tewas seketika di lokasi di Jalan Mohammad Hatta, Desa Pendem.

Catur sangat mengapresiasi keberanian salah satu anggotanya dalam upaya membekuk pelaku kejahatan yang sangat meresahkan masyarakat.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi dedikasi serta kerja keras anggota saya, sehingga nyawa pun dipertaruhkan dalam tugasnya untuk melindungi masyarakat,” kata Catur.

Sementara itu menurut Kasatreskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus, mengatakan apa yang dilakukan anggotanya memang sudah menjadi kewajibannya sebagai polisi dalam mengayomi dan melindungi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada tempat bagi pelaku tindak pidana di wilayah hukum Polres Batu,” tuturnya.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran kepada salah satu pelaku yang melarikan diri. Polisi akan berupaya keras untuk mendapatkan pelaku tersebut.

“Kami minta doanya semoga satu orang pelaku yang DPO bisa ditangkap dalam waktu dekat. Saya mengimbau kepada pelaku untuk menyerahkan diri karena identitasnya sudah dikantongi oleh petugas,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini