Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bus Patas Tabrak Truk di Tol Surabaya-Mojokerto, Kernet Tewas Seketika

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 18 Maret 2021 |17:47 WIB
Bus Patas Tabrak Truk di Tol Surabaya-Mojokerto, Kernet Tewas Seketika
Foto: Istimewa
A
A
A

GRESIK - Sebuah bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menabrak truk tronton di Tol Surabaya - Mojokerto (SuMo). Akibat kecelakaan ini satu orang tewas seketika di lokasi kejadian dan empat orang lainnya mengalami luka - luka.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan yang melibatkan bus Restu dengan Nopol N 7108 UG terjadi di KM +736/200, pada Kamis pagi (18/3/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Bus Patas jurusan Ponorogo - Madiun - Surabaya, ini yang dikemudikan oleh Arief Edi Santoso, warga Banyu Urip, Surabaya ini melaju menuju Surabaya. Sedangkan satu unit truk tronton dengan Nopol W 8380 E memuat besi.

Kanit PJR 3 Jawa Timur Iptu Imam S.R. mengatakan, saat kejadian truk melaju searah dengan bus di lajur lambat. Sesampainya di KM 736/200 bus Restu tersebut menghantam bagian belakang truk tronton.

"Bus Restu dari arah barat melaju dengan kecepatan tinggi, kami menduga pengemudi kurang konsetrasi sehingga menabrak bodi belakang truk tronton. Ini mengakibatkan pengemudi tronton tidak bisa mengendalikan laku kendaraannya hingga masuk parit," ujarnya.

Setelah menabrak truk, bus berhenti di lajur cepat. Imam menambahkan, kecelakaan itu melibatkan Bus Restu jurusan Ponorogo-Madiun-Surabaya. Diduga, sopir bus lelah atau mengantuk.

"Hasil analisa, diakibatkan sopir Bus Restu diduga lelah atau mengantuk dan kurang konsentrasi. Sehingga terjadi laka lantas," tuturnya.

Akibat kecelakaan Bus ini, penumpang yang selamat dipindahkan ke bus lain dengan tujuan Surabaya. Akibat kecelakaan itu, seorang kernet bus tewas di lokasi. Sedangkan empat orang penumpang mengalami luka - luka berat dan ringan dilarikan ke RS Siti Khodijah, Sepanjang, Krian, Kabupaten Sidoarjo, sementara supir truk selamat.

Korban meninggal dunia bernama Angga Dwi Cahyo warga Loceret Nganjuk. Sedangkan empat penumpang lain yakni Muslimah, Zaura Anam dan Triyatno warga Wonogiri, serta Mujiono warga Sidosermo, Surabaya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement