Paman dan 2 Keponakan Tewas Usai Nyemplung ke Sawah dan Tersetrum Listrik PJU

Solichan Arif, Koran SI · Selasa 23 Maret 2021 22:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 519 2382938 paman-dan-2-keponakan-tewas-usai-nyemplung-ke-sawah-dan-tersetrum-listrik-pju-Qzk6WNwP9S.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

KEDIRI - Aparat Polres Kediri menyelidiki kematian tiga warga Desa Kambingan, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri yang diduga akibat tersengat aliran listrik penerangan jalan umum (PJU).

Satu keluarga yang terdiri dari paman dan dua keponakan tersebut, tewas setelah satu sama lain saling menolong.

"Dari hasil pemeriksaan diduga korban murni meninggal dunia karena tersengat aliran listrik," ujar Kapolsek Pagu Iptu Bambang Supriyanto kepada wartawan Selasa (23/3/2021).

Insiden maut terjadi di dekat tiang penerangan jalan umum, di sekitar area persawahan. Ketiga korban adalah Juwadi (55), Priagung Pandu Atmaja (33) dan Grandi Purnawirawan (36). Ketiganya warga setempat.

Dari informasi yang dihimpun, insiden berlangsung cepat. Saat berjalan di dekat tiang listrik, yang bersebelahan dengan saluran air, Juwadi tiba tiba terjatuh.

Melihat pamannya terjatuh, Priagung berusaha hendak menolong. Namun yang bersangkutan, tiba tiba juga ikut terjatuh. Grandi yang melihat pemandangan itu, tanpa pikir panjang langsung berusaha menolong adik dan pamannya. Namun ia pun juga bernasib sama.

"Ketiganya meregang nyawa. Ketiga korban langsung dievakuasi petugas tim inafis dan puskesmas Pagu," terang Bambang.

Informasi yang dihimpun, sebelum insiden terjadi, saksi di lapangan melihat tiang listrik di lokasi kejadian didatangi orang dengan gangguan jiwa.

Yang bersangkutan menggoyang goyang tiang listrik dengan keras. Diduga akibat gerakan tersebut, ada salah satu kabel yang terkelupas, dan menempel pada tiang. Kabel terkelupas tersebut yang diduga menjadi penyebab korban kesetrum sampai tewas.

Dalam kejadian ini petugas langsung mengamankan lokasi kejadian termasuk berkoordinasi dengan PLN. "Kita masih melakukan penyelidikan," kata Bambang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini