TRENGGALEK - Peristiwa berdarah terjadi di Trenggalek. Sucipto secara membabi buta membacok kakek dan kedua orantuanya. Kakeknya yang berusia 74 tahun tewas, sedangkan kedua orangtuanya luka-luka di sejumlah bagian tubuh.
Pelaku yang warga Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, itu tiba-tiba mengamuk dan menyerang keluarganya dengan sebilah sabit, Selasa (23/3/2021).
"Dalam peristiwa penganiayaan ini satu orang meninggal dunia," ujar Kasubag Humas Polres Trenggalek AKP Bambang Purwanto kepada wartawan.
Baca juga: Juru Parkir Pasar Induk Serang Tewas Dibacok secara Membabi Buta
Insiden penganiayaan satu keluarga tersebut berlangsung di dalam rumah. Entah apa yang terjadi, Juminem, ibu Sucipto tiba-tiba berlari keluar sembari histeris meminta tolong karena dibacok anaknya.
Melihat itu, Maryono langsung bergegas mendatangi istrinya. "Suaminya (Maryono) berusaha melerai," kata Bambang.
Situasi bukannya mereda. Sucipto malah semakin kalap. Maryono juga diserang. Situasi di lingkungan tempat tinggal mereka sontak heboh.
Baca juga: Sadis! Pria Ini Bantai Anak, Istri dan Tetangganya hingga Tewas
Warga pun berdatangan. Dibantu sejumlah warga, petugas yang tiba di lokasi kejadian, langsung mengamankan Sucipto. Karena mengalami luka bacok di bagian kepala,, kedua orangtua Sucipto langsung dilarikan ke puskesmas. Sementara saat pengecekan di dalam rumah, Wardi, kakek Sucipto ditemukan tewas di kamarnya.