Warga Pegunungan Papua Deklarasi Tolak Kekerasan yang Dilakukan KKB

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 02 April 2021 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 340 2388479 warga-pegunungan-papua-deklarasi-tolak-kekerasan-yang-dilakukan-kkb-qa4n4hpaD5.jpg foto: istimewa

PAPUA - Setelah Papua wilayah Pesisir menolak Organisasi Papua Merdeka (OPM), dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), kini mulai masyarakat Papua wilayah pegunungan, yang mulai jengah dengankekerasan yang kerap kali dilakukan oleh KKB.

Bertempat di Kampung Waa Banti Distrik Tembagapura, bersama masyarakat pendulang di Utikini Baru, Jumat, 2 April 2021 telah dilakukan deklarasi dengan mengusung Tema "Penolakan Tindak Kekerasan" Kegiatan ini dihadiri oleh personil TNI Polri wilayah Tembagapura.

Baca juga: Tokoh Papua: OPM Sudah Punah, yang Ada Hanya KKB di Pegunungan

Dalam aksi tersebut, dihadiri oleh Pendeta Giman Magay, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, kepala suku, Kepala CP Pendulang Kali Kabur serta masyarakat Kampung Banti. Masa berjumlah sekitar 150 orang.

Pada aksi tersebut, terlihat bendera merah putih dan spanduk yang berisi, “Kami atas kami atas nama warga masyarakat menyatakan menolak keras tindakan kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB), dan Mendukung penuh tindak penegakkan hukum yang dilakukan TNI dan Polri”.

Baca juga: Amnesty Tolak KKB Dijadikan Teroris, Usman Hamid: Tak Mengakhiri Pelanggaran HAM di Papua

Selain seruan dalam spanduk tersebut, Pdt Giman Magay juga meminta agar TNI dan Polri wajib menjaga masyarakat yang melakukan aktifitas kerja pendulangan/melakukan aktifitas sehari hari dengan cara berkebun di area Perkampungan di Utikini hingga di Banti 1 dan Banti 2.

"Kami menolak keras KKB yang akan masuk mengganggu keamanan di kampung Kami!" Seru Pdt Giman.

Pdt giman juga mengajak semua kepala kampung tokoh- tokoh agama, dan tokoh masyarakat supaya bekerjasama mendukung penuh TNI dan Polri.

Selain itu tokoh pemuda, Jos Magay memberi ucapan terimakasih atas kehadiran TNI Polri, serta menekankan pada penolakan kekerasan.

"Kami menolak keras adanya kelompok-kelompok yang akan masuk dan membuat kacau /onar , karena mereka sangat menganggu ketenangan warga khususnya di wilayah Tembagapura,”kata Jos Magay.

Tokoh pemuda tersebut juga mendukung penuh tindakkan hukum yang dilakukan pihak TNI dan Polri di wilayah Tembagapura.

Kegiatan ini mendapat respon dari Kapolsek Tembagapura, Ipda Eduard Edison menurutnya respon ungkapan terimakasih atas dukungan yang diberikan masyarakat serta disampaikan harapan kedepannya.

"Harapan kami agar kita bersama sama menjaga kemanan di wilayah Tembagapura, karena keamanan bukan semata mata merupakan tanggung jawab aparat keamanan, namun keamanan adalah tanggungjawab kita bersama,” kata Eduard.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini