Polisi Gerebek Prostitusi di Bali, Ada Wanita Uzbekistan Bertarif Rp2,5 Juta

Mohamad Chusna, Sindonews · Jum'at 09 April 2021 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 09 244 2392118 polisi-gerebek-prostitusi-di-bali-ada-wanita-uzbekistan-bertarif-rp2-5-juta-UC3f8Tcurt.jpg Prostitusi online di Bali. (Foto: Chusna)

DENPASAR - Bisnis prostitusi online di Denpasar, Bali digerebek polisi. Dalam operasi itu, terungkap ada pekerja seks komersial asal Uzbekistan bertarif Rp2,5 juta.

"Salah satu yang ditawarkan warga negara asing. Yang teridentifikasi oleh kita warga Uzbekistan," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam jumpa pers, Jumat (8/4/2021).

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap seorang muncikari, Poltak P Manihuruk (42). Pria asal Pematangsiantar itu diduga mempekerjakan puluhan PSK, baik warga lokal maupun asing di Bali.

Baca juga: Terlilit Utang Rp5 Juta, Suami Jual Istri untuk Layani Seks Threesome

Terbongkarnya bisnis esek-esek itu bermula dari penggerebekan sebuah hotel di Jalan Teuku Umar Denpasar, Rabu (7/4/2021). Di kamar 217 dan 219, polisi mendapati pasangan bukan suami istri yang sedang berkencan.

Kepada polisi, kedua laki-laki penyewa PSK itu mengaku telah membayar masing-masing Rp2,5 juta kepada Poltak. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kondom bekas pakai, bungkus dan kotak kondom.

Jansen mengatakan, Poltak telah mempekerjakan PSK sejak2020. "Dari tarif Rp2,5 juta, PSK-nya menerima Rp1,5 juta. Sisanya diterima tersangka," ujar Jansen.

Baca juga: Anak di Bawah Umur Dijual dan Dijajakan di Apartemen, KPAI Bilang Begini

Dia menambahkan, sejauh ini baru ada satu PSK warga asing yang dipekerjakan Poltak. "Warga Uzbekistan ini berada di Bali sejak sebelum pandemi," imbuh Jansen.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini