Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Copot Pejabat Gegara Kajian Ramadhan, Fadli Zon: Siapa Sebenarnya yang Radikal?

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 12 April 2021 |12:24 WIB
Copot Pejabat Gegara Kajian Ramadhan, Fadli Zon: Siapa Sebenarnya yang Radikal?
Anggota DPR Fadli Zon (Antara)
A
A
A

Fadli menambahkan, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, pejabat publik mestinya berhati-hati dalam melontarkan pernyataan terkait soal keislaman. Dirinya tak ingin kembali lagi ke zaman yang tak bersahabat dengan Islam dan umat Islam.

"Menteri BUMN seharusnya memberikan pembinaan kepada para petinggi PT Pelni. Hak karyawan PT Pelni untuk beribadah, atau melakukan kegiatan keagamaan, tak seharusnya diintervensi oleh direksi atau komisaris. Itu mengesankan tugas direksi dan komisaris BUMN jadi bersifat remeh-temeh belaka," tegas Fadli.

Baca juga: Fadli Zon Kembali Pamer Kebersamaan dengan Anies, Kali Ini Berikan Buku

Sekadar informasi, seorang pejabat PT Pelni dikabarkan dicopot dari jabatannya gegara merencanakan kajian Ramadan atas nama perusahaan tanpa izin direksinya. Kabar itu datang langsung dari Komisaris Independen PT Pelni Dede Budhyarto melalui akun twitternya @kangdede78.

Baca juga: Pelni Buka Suara Terkait Kasus Pengajian Radikalisme

"Pejabat yang terkait dengan kepanitiaan acara tersebut telah dicopot. Ini pelajaran sekaligus warning (peringatan) kepada seluruh BUMN, jangan segan-segan mencopot ataupun memecat pegawainya yang terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sedikit pun, berangus," kata Dede.

Sementara itu, Pjs Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni, Opik Taufik mengamini adanya pencopotan pejabat PT Pelni karena permasalahan kajian Ramadan yang tanpa izin pimpinan. Opik mewakili PT Pelni meminta maaf atas kisruh tersebut.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement