Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gubernur Khofifah Targetkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa Tuntas 2 Bulan

Lukman Hakim , Jurnalis-Selasa, 13 April 2021 |13:59 WIB
Gubernur Khofifah Targetkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa Tuntas 2 Bulan
Rumah rusak dampak guncangan gempa magnitudo 6,1 yang melanda Malang. (Instagram/berbagiinfo_news))
A
A
A

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menargetkan pemulihan dan perbaikan rumah warga terdampak bencana gempa yang melanda Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021) bisa tuntas dalam waktu dua bulan.

“Saya mohon semua membangun sinergitas untuk melakukan percepatan penanganan tanggap darurat, proses recovery dan rekonstruksi. Saat ini adalah masa tanggap darurat. Setelah tanggap darurat akan dilanjutkan recovery selanjutnya rekonstruksi. Sesuai arahan Presiden (Joko Widodo) diharapkan proses rekonstruksi ini bisa selesai paling lama dua bulan,” kata Khofifah, Selasa (13/4/2021).

Ia menambahkan, pergerakan dari seluruh SDM TNI/Polri saat ini sedang dipetakan, sesuai tingkat keparahan dan kerusakan masing-masing rumah. Menurutnya, untuk percepatan proses recovery dan rekonstruksi saat ini diperlukan langkah validasi yang cepat dan tepat.

“Ini untuk mengetahui berapa banyak rumah terdampak yang masuk dalam kategori ringan, sedang dan berat begitu pula fasum (fasilitas umum) dan fasos (fasilitas sosial),” ujar Khofifah.

Untuk itu, pihaknya meminta data rumah terdampak diumumkan atau ditempel di balai desa atau tempat yang strategis. Sehingga semua warga bisa memastikan datanya tercatat dengan benar.

“Format data ini akan kita pastikan lebih detail lagi dengan validasi data, yang dikoordinasikan para bupati. Di lini paling bawah oleh kepala desa, babinsa, bhabinkamtibmas dan relawan,” katanya.

Lebih jauh Khofifah meminta berbagai pihak bersinergi untuk segera melakukan percepatan penanganan dampak gempa. Termasuk recovery dan rekonstruksi untuk penanganan pasca gempa. Sinergitas ini mencakup pemerintah provinsi, aparat TNI/Polri, Satgas Bencana BUMN, serta pemerintah daerah terdampak hingga di level desa dan kelurahan.

“Tentunya, dengan dukungan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Baca Juga : Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Malang Bertambah: 3.682 Rumah Rusak

Terkait pelibatan anggota TNI dan Polri dalam proses recovery dan rekonstruksi, Khofifah menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim untuk memastikan SDM yang membantu percepatan pembangunan rumah yang terdampak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement