TORAJA UTARA - Natalia Pamean guru yang mengajar di SMP Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, selamat dari maut meski rumah miliknya diberondong dengan peluru oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menyerang Distrik Beoga pada Kamis, 8 April lalu.
Natalia bersama Pither Mutung dan Gerni bersembunyi di kamar mandi, saat peristiwa naas itu merenggut nyawa Oktovianus Rayo. Meski pintu kamar mandi sempat digedor, namun mereka diam dan tak keluar hingga rumah diberondong peluru oleh KKB.
Baca Juga: Satgas Identifikasi Pelaku Penembakan Guru di Papua
Ketiganya selamat dan dievakuasi ke Koramil, barang - barang berharga tidak ada yang dapat mereka selamatkan, karena dijarah oleh separatis bersenjata pada saat itu.
"Saya dan suami (Oktovianus Rayo korban penembakan), sudah kurang lebih 11 tahun di Beoga. Kami menjadi guru demi mencerdaskan anak bangsa di ujung timur Indonesia," ujar Natalia, Rabu (14/4/2021).