Waspada! Hujan Ekstrem Intai Pesisir Barat Maluku Utara

Fikri Kurniawan, Sindonews · Rabu 14 April 2021 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 14 340 2394570 waspada-hujan-ekstrem-intai-pesisir-barat-maluku-utara-yHs229AX58.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MALUKU - Berdasarkan pemantauan dari Joint Thypoon Warning Center, Siklon Tropis (Tropical Cyclone/TC94W) di Samudra Pasifik Utara Papua telah terbentuk sejak dua hari lalu dan kini semakin menguat.

Penguatan TC94W ini berdampak pada pembentukan sistem awan konvektif skala meso yang meluas di wilayah perairan Halmahera. TC dengan skala luas ini dicirikan dengan aktivitas konvektif yang semakin meluas disertai angin kencang dan hujan deras, yang terjadi secara persisten di sekitar wilayah badai yaitu di perairan Maluku.

Baca Juga:  BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 94W, Begini Dampaknya ke Indonesia

Berdasarkan prediksi SADEWA-LAPAN, selain terjadi di laut, peningkatan hujan signifikan juga terjadi di atas darat, yaitu di wilayah Maluku bagian utara, khususnya di Tolofu dan sekitarnya.

Peningkatan hujan terprediksi mulai terjadi sejak dini hari pada 13 April 2021, dan terus berlangsung secara persisten dengan intensitas hujan cenderung meningkat pada sore-malam hari yang diprediksi hingga 15 April 2021.

Prediksi peningkatan hujan dan durasi hujan yang persisten selama tiga hari berturut-turut tersebut tak hanya dipengaruhu oleh penguatan TC94W, melainkan juga didukung oleh suplai kelembapan yang sangat tinggi dari Samudra Pasifik.

"Dan saat ini terkonsentrasi di bagian barat Pasifik atau peraira timur Indonesia, dan memanjang hingga perairan timur Australia," dilansir dari Instagram LAPAN, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga:  Selain Seroja, BMKG Minta Waspadai Dampak Siklon Tropis Odette

Masyarakat di sepanjang pesisir barat Maluku Utara, terutama yang berlokasi di dekat daerah aliran sungai dan daerah pegunungan, perlu mewaspadai dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap peningkatan hujan yang signifikan persisten selama 13-15 April 2021.

"Sebab, berpotensi menimbulkan banjir, banjir bandang, dan longsor," tandas LAPAN.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini