Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bayi di Brasil Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Kian Melonjak, Kok Bisa?

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 16 April 2021 |05:38 WIB
Bayi di Brasil Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Kian Melonjak, <i>Kok</i> Bisa?
Jessika Ricarte (Foto: BBC)
A
A
A

Ketika Lucas diintubasi, Jessika tidak diizinkan berada di ruangan yang sama. Dia menelepon kakak mertuanya untuk mengalihkan perhatiannya.

"Kami masih bisa mendengar suara mesin, bip-bip-bip, sampai mesin berhenti dan hanya terdengar satu bunyi bip yang konstan. Dan kami tahu itu terjadi ketika seseorang meninggal. Setelah beberapa menit, mesin mulai bekerja kembali dan saya mulai menangis."

Dokter berkata Lucas mengalami serangan jantung, namun mereka berhasil menyelamatkannya.

Dr. Manuela Monte, dokter pediatri yang merawat Lucas selama lebih dari sebulan di ICU di Sobral, mengaku terkejut ketika mengetahui kondisi bayi itu begitu serius, mengingat dia tidak memiliki faktor risiko.

Kebanyakan anak-anak yang terkena Covid memiliki penyakit bawaan seperti diabetes atau penyakit kardiovaskular, atau kegemukan, menurut Lohanna Tavares, infektolog petiatri di Rumah Sakit Anak Albert Sabin di Fortaleza, ibu kota negara bagian.

Tetapi Lucas berbeda.

Selama 33 hari Lucas dirawat di ICU, Jessika hanya diizinkan untuk menjenguknya tiga kali. Lucas butuh immunoglobulin - obat yang sangat mahal - untuk menurunkan detak jantungnya, tapi untungnya seorang pasien dewasa yang telah membeli obat itu dengan duit pribadi mendonasikan satu ampul sisa ke rumah sakit.

Sakit Lucas begitu parah hingga dia menerima dosis kedua immunoglobulin. Muncul ruam di tubuhnya dan demamnya tak turun-turun. Dia butuh bantuan untuk bernapas.

Kemudian kondisi Lucas mulai membaik dan dokter memutuskan untuk melepas tabung oksigen. Mereka mengabari Jessika dan Israel lewat video-call supaya Lucas tidak merasa sendirian ketika dia sadar.

"Ketika dia mendengar suara kami, dia mulai menangis," kata Jessika.

Itu terakhirnya mereka melihat reaksi putra mereka. Dalam video-call berikutnya "dia tampak lumpuh". Rumah sakit meminta agar dilakukan CT scan dan menemukan bahwa Lucas telah mengalami stroke.

Tetap saja, Jessika dan Israel diberi tahu bahwa Lucas akan sembuh dengan perawatan yang tepat dan tak lama lagi akan dipindahkan dari ICU ke bangsal umum.

Ketika Jessika dan Israel pergi mengunjunginya, dokter sama berharapnya dengan mereka, katanya.

"Malam itu, saya menyetel ponsel saya dalam mode silent. Saya bermimpi Lucas mendatangi saya dan mencium hidung saya. Dan dalam mimpi itu saya merasakan cinta yang luar biasa, serta rasa syukur, dan saya bangun dengan perasaan bahagia. Kemudian saya mengecek ponsel saya dan melihat 10 panggilan dari dokter."

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement