Share

Gara-Gara Sengketa Tanah, 8 Orang Ditembak Mati saat Sholat Tarawih

Djairan, iNews · Senin 19 April 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 19 18 2396979 gara-gara-sengketa-tanah-8-orang-ditembak-mati-saat-sholat-tarawih-CoUQeMgq2z.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

KABUL - Delapan anggota keluarga tewas ditembak secara brutal oleh orang tidak dikenal di salah satu masjid, Provinsi Nangarhar, Afghanistan timur. Penembakan terjadi saat umat Islam melaksanakan salat tarawih, Sabtu (17/4/2021).

Menurut Gubernur Nangarhar, Ziaulhaq Amarkhil kejadian mengerikan itu terjadi di Kota Jalalabad. Dia menuturkan pembunuhan tersebut dipicu oleh sengketa tanah. Korban yang tewas, yakni keluarga yang terdiri dari lima saudara laki-laki dan tiga sepupu laki-laki.

BACA JUGA: 8 Orang Tewas dalam Penembakan di Fasilitas FedEx

“Penembakan itu terjadi pada saat salat tarawih di malam Ramadhan. Ini adalah serangan yang ditargetkan, dan informasi awal menunjukkan sengketa tanah menjadi pemicunya,” kata Amarkhil kepada Aljazeera, dikutip Senin (19/4/2021).

Diketahui, pertengkaran atas sengketa tanah sering terjadi di Afghanistan. Pertikaian berdarah karena persoalan ini bisa berlangsung selama beberapa dekade hingga turun-temurun yang membuat rentetan kekerasan mengerikan.

BACA JUGA: Harga Tinggi yang Dibayar AS Atas 20 Tahun Invasi ke Afghanistan

Salah satunya awal April lalu, enam anggota suku tewas dan hampir 20 korban lainnya luka-luka akibat bentrokan bersenjata atas sengketa tanah di provinsi yang sama. Perkelahian itu berlangsung selama beberapa hari. Diketahui, Provinsi Nangarhar merupakan benteng pertahanan kelompok Taliban dan ISIS. Wilayahnya kaya akan dataran dan merupakan salah satu daerah terpenting untuk pertanian di Afghanistan. Dianggap wajar bila lahan di sana menjadi harta yang kerap menjadi awal kekerasan mematikan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini