Derek Chauvin Dinyatakan Bersalah Atas Pembunuhan George Floyd dengan 3 Dakwaan

Angkasa Yudhistira, Okezone · Rabu 21 April 2021 04:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 21 18 2398111 derek-chauvin-dinyatakan-bersalah-atas-pembunuhan-george-floyd-dengan-3-dakwaan-9EN6I2EQ7j.jpg Derek Chauvin (Foto : Reuters)

SEORANG mantan petugas polisi dinyatakan bersalah atas pembunuhan atas kematian seorang Afrika-Amerika George Floyd di jalan Minneapolis tahun lalu. Derek Chauvin (45), terekam kamera berlutut di leher Floyd selama lebih dari sembilan menit selama penangkapannya Mei 2020.

Rekaman yang ditonton secara luas itu memicu protes di seluruh dunia terhadap rasisme dan penggunaan kekuatan yang berlebihan oleh polisi.

Dilansir dari BBC, atas perbuatannya, Chauvin dinyatakan bersalah atas tiga dakwaan: pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga, dan pembunuhan.

Panel juri beranggotakan 12 orang membutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk mencapai putusan mereka, yang mengikuti persidangan tiga minggu yang sangat menuntut yang membuat kota Minneapolis gelisah.

Setelah kedua belah pihak mempresentasikan argumen penutup pada hari Senin, juri diisolasi di sebuah hotel tanpa kontak luar sehingga mereka dapat mempertimbangkan putusan, proses yang dikenal sebagai sekuestrasi.

Baca Juga : Dokter: George Floyd Tidak Meninggal karena Serangan Jantung atau Overdosis

Diektahui, peritiwa tersebut bermula saat George Floyd membeli sebungkus rokok di sebuah toko swalayan di South Minneapolis pada malam tanggal 25 Mei 2020.

Seorang asisten toko percaya bahwa dia telah menggunakan uang kertas USD 20 palsu dan menelepon polisi setelah Floyd menolak mengembalikan rokok tersebut.

Ketika polisi tiba, mereka memerintahkan Floyd keluar dari mobilnya yang diparkir dan memborgolnya. Perlawanan terjadi ketika petugas mencoba memasukkan Floyd yang berteriak ke dalam mobil patroli mereka. Mereka menggulingkannya ke tanah dan menjepitnya di bawah beban badan sang polisi.

Chauvin menekan lututnya ke belakang leher Floyd selama lebih dari sembilan menit, sebagai tersangka dan beberapa pengamat memohon untuk nyawanya.

Sebelum tewas, Floyd mengatakan lebih dari 20 kali dia tidak bisa bernapas, dia teriak "tolong, tolong, tolong".

Ketika ambulans tiba, Tuan Floyd tidak bergerak. Dia dinyatakan meninggal sekitar satu jam kemudian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini