Share

Korsel Sampaikan Belasungkawa Atas Hilangnya KRI Nanggala-402, Siap Bantu Pencarian

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 23 April 2021 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 23 18 2399497 korsel-sampaikan-belasungkawa-atas-hilangnya-kri-nanggala-402-siap-bantu-pencarian-r3aVKrsemu.jpg KRI Nanggala-402. (Foto: Antara)

JAKARTA Korea Selatan menyampaikan belasungkawa atas musibah hilangnya kapal selam TNI AL KRI Nanggala-402, dan menyatakan siap untuk memberikan bantuan dalam upaya pencarian.

“Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Republik Korea mengungkapkan yang belasungkawa terdalam kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia atas kapal selam KRI Nanggala-402 baru-baru ini hilang saat latihan angkatan laut dilakukan di utara Selat Bali pada 21 April,” demikian disampaikan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta melalui keterangan persnya.

BACA JUGA: 9 Negara Termasuk AS Tawarkan Bantuan Cari Kapal Selam KRI Nanggala 402

Korea Selatan menyatakan siap untuk memberikan bantuan dalam upaya pencarian kapal selam tersebut jika diminta dan telah menginstruksikan angkatan lautnya untuk berlayar ke Bali kapan pun Indonesia meminta bantuan dalam upaya tersebut.

“MND Republik Korea sudah siap untuk mendukung misi pencarian dan penyelamatan Indonesia dengan segala cara yang mungkin di atas permintaan dari Indonesia.”

“Menteri Pertahanan Republik Korea telah menginstruksikan Angkatan Laut Korea Selatan untuk bersiap secara penuh untuk dapat berangkat ke Bali setiap kali diminta oleh Kementerian Pertahanan Indonesia untuk dukungan upaya penyelamatan,” tambah pernyataan itu.

BACA JUGA: Bantu Pencarian Sriwijaya Air SJ-182, Korsel Kirimkan Kapal Pendeteksi Bawah Laut Canggih

Sebagaimana diketahui KRI Nanggala-402 hilang kontak saat menjalani latihan di perairan Bali pada Rabu (21/4/2021).

Upaya pencarian menemukan tumpahan minyak di dekat lokasi di mana kapal itu diperkirakan tenggelam, yang menunjukkan kemungkinan terjadinya kerusakan tangki bahan bakar. Upaya pencarian KRI Nanggala-402 masih berlanjut dan berpacu dengan waktu sebelum pasokan oksigen di dalam kapal selam itu diperkirakan habis pada Sabtu (24/4/2021) pagi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini