Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jalur Gaib Rawan Kecelakaan antara Jakarta-Cirebon

Doddy Handoko , Jurnalis-Minggu, 02 Mei 2021 |06:32 WIB
Jalur Gaib Rawan Kecelakaan antara Jakarta-Cirebon
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Jalan Raya Pantai Utara Jawa antara Jakarta-Semarang dikenal sebagai jalur tengkorak atau jalur maut. Ribuan nyawa melayang sia-sia di sepanjang jalan yang lurus ini. Tabrakan tak pandang bulu, seperti hukum rimba, yang besar memakan yang kecil.

Maka kisah-kisah mengerikan muncul di kawasan yang membujur sekitar 450 km. Truk menghantam bis, bis mengggilas sepeda motor dan sebagainya yang terlalu menyeramkan jika diceritakan lebih detail.

Paranormal Ustadz Aziz Hidayatullah ,Ketua Presidium Forum Keluarga Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia menjelaskan jalan rawan kecelakaan antara Jakarta-Cirebon yang berada di jalur Pantai Utara Jawa.

Dikatakannya, terdapat beberapa titik-titik rawan kecelakaan di jalur itu. Kecelakaan selain tergantung dari kehati-hatian manusia juga bisa disebabkan oleh naas-nya orang bersangkutan.

"Ditambah pula gangguan makhluk halus penunggu ruas jalan. Jadi jika orang yang pikirannya lagi kosong bisa berakibat fatal di jalan raya,"ucapnya.

Menurutnya, antara Jakarta-Cirebon ada 6 titik kecelakaan. Di tol Cikampek ada beberapa titik rawan kecelakaan. Titik itu ada di km 43,57 dan 60. Kemudian Subang, Losarang, Loh Bener, Sukra, Indramayu, Arjowinangun, Cirebon. Kecelakaan di daerah itu tidak tanggung-tanggung, sekali kecelakaan bisa merenggut nyawa 2-3 orang.

Lokasi yang paling rawan kecelakaan antara Subang sampai Lohbener. Jalan ini paling rawan karena komunitas hantu penunggu jalan itu lebih banyak dari manusia.

"Secara kasat mata memang hanya terlihat jalan raya dan perumahan penduduk tapi sebenarnya Jin yang bercokol disitu ribuan bahkan jutaan,"bebernya.

Penunggu jalan, Losarang dulu tempat pembantaian jaman Belanda. Pemudik merupakan suatu target kecelakaan untuk setiap tahunnya. Bahkan mereka setiap tahun merenggut nyawa pemakai jalan. Lokasi-lokasi tertentu itu memiliki penunggu-penunggu gaib yang kebetulan dibangun menjadi jalanan.

Daerah-daerah rawan kecelakan itu masing-masing mempunyai penunggu sendiri-sendiri. Mereka itulah yang sering mengakibatkan kecelakaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement