Terperangkap di Sungai Thames London, Ikan Paus Ini Akhirnya di-Eutanasia

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 12 Mei 2021 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 12 18 2409327 terperangkap-di-sungai-thames-london-ikan-paus-ini-akhirnya-di-eutanasia-Hzkm463ole.jpg Paus muda terjebak di Sungai Thames, London (Foto: CNN)

LONDON - Seekor paus muda yang terperangkap di Sungai Thames, London, disuntik mati atau eutanasia setelah terdampar untuk kedua kalinya di tanggul sungai pada Senin (10/5) malam.

Penyelamat Kehidupan Laut Penyelam Inggris dalam sebuah pernyataan mengatakan kondisi paus minke telah memburuk sepanjang hari karena berjuang di lingkungan asing, dan "ditidurkan secara manusiawi" oleh para ahli kedokteran hewan.

"Petugas medis menggunakan ponton tiup untuk mencegah hewan itu tergelincir kembali ke sungai, yang memungkinkan tim dokter hewan dari Zoological Society of London untuk menilai lebih lanjut hewan itu dan mengakhiri penderitaannya," bunyi pernyataan itu.

Paus itu kemungkinan berenang ratusan mil sebelum terlihat sekitar jam 19.00 waktu setempat pada Minggu (9/5), terjebak di dekat Richmond Lock. Juru bicara Otoritas Pelabuhan London Martin Garside mengatakan kepada CNN, setelah dibebaskan, paus itu menyelinap di bawah kegelapan sebelum tim penyelamat dapat mengambil tindakan lebih lanjut.

Tim penyelamat "berhasil mendapatkan ponton tiup khusus di sekitar (paus), dan kemudian mengapungkannya ke sungai utama.

(Baca juga: Selama Pandemi, Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Sentuh Angka Terendah)

"Pada saat itu, paus membuat keputusan sendiri dan berenang dari ponton ke sungai utama,” ujarnya.

Paus itu ditemukan lagi pada Senin (10/5) pagi di dinding sungai, menimbulkan kekhawatiran akan terdampar lagi.

Paus ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 3 meter hingga 4 meter, berakhir jauh dari habitat aslinya. Pemeriksaan postmortem akan dilakukan untuk mencoba menentukan bagaimana paus berada "kondisi buruk dan tersesat di sungai."

"Spesies ini hidup di Laut Utara bagian utara, jadi sangat hilang," terangnya.

"Ini adalah paus yang sangat muda dan berada dalam situasi yang sangat tidak pasti dan hidupnya tergantung pada keseimbangan,” lanjutnya.

(Baca juga: Diserang Israel, Gaza Hancur Porak-poranda)

Menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (AS), paus minke dapat tumbuh hingga beratnya sekitar 20.000 pon dan biasanya hidup selama sekitar 50 tahun,.

Garside mengatakan organisasinya cenderung memburu paus di Sungai Thames sekitar setahun sekali, tetapi sejauh ini tidak ada paus yang berenang jauh ke barat menuju Sungai Thames.

Tim penyelamat termasuk petugas dari Port of London Authority, Royal National Lifeboat Institution dan London Fire Brigade.

Warga setempat yang menyaksikan kejadian itu, Daniel Magee, yang merekam beberapa video paus, mengatakan awalnya mengira itu adalah segel.

"Saat kami semakin dekat, saya melihat seekor sirip dan menyadari itu adalah ikan paus," kata Magee kepada CNN.

"Beberapa penjaga kunci menyiramnya dan sepertinya air pasang naik sehingga dia bisa berbalik. Saya menyadari bahwa paus itu mungkin terluka saat mulai berguling ke samping dan menerjang,” terangnya.

Penonton lain, David Korsaks, mengatakan kepada CNN bahwa dia terkejut melihat apa pun selain burung di daerah tersebut.

"Rasanya tidak percaya dan kaget melihat ikan paus di tempat yang biasanya Anda hanya melihat bebek dan angsa," ujarnya.

"Pikiranku selanjutnya adalah aku berharap paus itu tidak apa-apa dan berhasil berenang bebas,” ungkapnya.

Sementara itu, Sophie Milner mengatakan kepada CNN jika dia mengambil video paus tersebut setelah melihat orang-orang berkumpul di tempat kejadian.

"Kami baru saja melihat kerumunan orang melihat ikan paus itu. Paus itu dirawat oleh beberapa spesialis saat kami tiba di sana," katanya.

“Ini tidak biasa, tapi pernah terjadi sebelumnya paus untuk memasuki Sungai Thames dan perlu diselamatkan,” ujarnya.

Pada 2018, seekor paus Beluga ditemukan di sungai itu. Sebelumnya, pada 2006, seekor paus hidung botol terlihat di pusat kota London, memicu operasi besar-besaran untuk mengembalikannya ke tempat yang aman. Tim penyelamat menggunakan derek untuk mengangkatnya keluar dari sungai dan naik tongkang. Tapi paus itu mati di tongkang beberapa jam kemudian, sebelum bisa dikembalikan ke perairan yang lebih dalam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini