Tewaskan 4 Orang, Serbuk Petasan yang Meledak di Kebumen Dibeli Online dari Pati

Taufik Budi, Okezone · Sabtu 15 Mei 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 15 512 2410331 tewaskan-4-orang-serbuk-petasan-yang-meledak-di-kebumen-dibeli-online-dari-pati-e2hLRrNKhz.jpg Foto: Istimewa

KEBUMEN – Sebanyak empat orang tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Selain itu empat orang lainnya menderita luka serius akibat ledakan tersebut.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan bahwa dari hasil penyidikan Inafis Labfor dipastikan bahwa ledakan yang menewaskan 4 orang warga tersebut berasal dari bahan-bahan petasan. Bahan berbahaya itu dipesan dari Pati Jawa Tengah melalui sistem online.

“Kita kembangkan (pemeriksaan) dari Pati. Bahan itu diorder lewat online, penyidik kita sudah berangkat ke sana (Pati). Kita ambil keterangan,” terang Luthfi, Sabtu (15/5/2021).

Menurutnya, polisi akan mengumpulkan semua informasi untuk mengungkap kasus tersebut. Sampai saat ini Polda Jateng telah memeriksa 16 orang. Kasus ini masih terus didalami petugas untuk memastikan sumber bahan peledak itu.

"Dari TKP kita kembangkan sudah kita periksa hampir 16 orang termasuk kita telusuri dari mana bahan mercon itu berasal," jelasnya.

Baca juga: Musibah Kematian Akibat Petasan, Ketua DPD Imbau Masyarakat Jauhi Aktivitas Berbahaya

“Nanti akan kita gambarkan secara utuh baik itu dari Inafis Labfor kita, penyidik kita, terkait dengan bahan mercon yang digunakan itu,” imbuh dia.

Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sekira 400 selongsong petasan. Meski demikian, belum diketahui pasti petasan-petasan itu akan dijual atau dipergunakan sendiri. Sebab, empat pelaku tewas sehingga menyulitkan polisi untuk mendapatkan keterangan.

Baca juga: Periksa 16 Saksi, Polda Jateng Telusuri Asal Petasan yang Meledak Tewaskan 4 Orang di Kebumen

"Karena pelaku atau korban meninggal semua jadi kita tidak tahu itu mau dijual atau mau ke mana," katanya.

Atas kejadian ini Kapolda Jateng mengimbau pada seluruh warga Jawa Tengah untuk tidak main-main dengan petasan. Selain menimbulkan kerugian material hingga rumah hancur, yang tak sedikit nyawa melayang sia-sia akibat petasan.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini