KEBUMEN – Sebanyak empat orang tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Selain itu empat orang lainnya menderita luka serius akibat ledakan tersebut.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan bahwa dari hasil penyidikan Inafis Labfor dipastikan bahwa ledakan yang menewaskan 4 orang warga tersebut berasal dari bahan-bahan petasan. Bahan berbahaya itu dipesan dari Pati Jawa Tengah melalui sistem online.
“Kita kembangkan (pemeriksaan) dari Pati. Bahan itu diorder lewat online, penyidik kita sudah berangkat ke sana (Pati). Kita ambil keterangan,” terang Luthfi, Sabtu (15/5/2021).
Menurutnya, polisi akan mengumpulkan semua informasi untuk mengungkap kasus tersebut. Sampai saat ini Polda Jateng telah memeriksa 16 orang. Kasus ini masih terus didalami petugas untuk memastikan sumber bahan peledak itu.
"Dari TKP kita kembangkan sudah kita periksa hampir 16 orang termasuk kita telusuri dari mana bahan mercon itu berasal," jelasnya.
Baca juga: Musibah Kematian Akibat Petasan, Ketua DPD Imbau Masyarakat Jauhi Aktivitas Berbahaya
“Nanti akan kita gambarkan secara utuh baik itu dari Inafis Labfor kita, penyidik kita, terkait dengan bahan mercon yang digunakan itu,” imbuh dia.