JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengungkap sejumlah upaya yang telah dilakukan dalam membantu tragedi kemanusiaan, yang terjadi dan juga penanganan pandemi Covid-19 di Palestina. Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR dengan Kemenlu terkait diplomasi vaksin Covid-19 dan upaya diplomasi untuk membantu Palestina, Selasa (18/5/2021).
Direktur Jenderal (Dirjen) Kerja Sama Multilateral Kemenlu, Febrian Alphyanto Ruddyard memaparkan berbagai upaya diplomasi yang telah ditempuh Indonesia terkait isu Palestina. Pemerintah juga telah menyampaikan kecaman terhadap aksi kekerasan yang dilakukan Israel, termasuk penghancuran secara ilegal pemukiman di Syekh Jarrah, tepi Barat Palestina, baru-baru ini.
"Pada tataran bilateral, Indonesia telah melakukan pendekatan kepada negara-negara untuk mengupayakan penghentian kekerasan. Indonesia terus berikan tekanan kepada Israel melalui berbagai forum dunia, baik PBB, OKI maupun dengan like-minded countries," kata Febrian dalam RDP di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Baca juga: DPR Minta Masalah Palestina Tak Dipolitisasi ke Isu Agama
Terkait bantuan Indonesia untuk Palestina, Febrian mengungkap, telah disalurkan bantuan baik melalui program bantuan maupun pembangunan kapasitas pemerintah dan rakyat Palestina.