Kurang dari 5% dari sekitar 1.5 juta ranjang rumah sakit di Jepang diperuntukkan bagi perawatan COVID-19, meningkat dari sekitar 1000 di bulan April tahun lalu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, namun tetap saja jumlah itu tidak cukup.
Lonjakan kasus terbaru menunjukkan kasus lebih serius yang cepat memenuhi rumah sakit.
Lebih dari 50 persen dari sekitar 55 kasus kematian akibat virus Corona di rumah sakit Juso Kota Osaka berasal dari lonjakan terbaru, kata Dr. Yukio Nishiguchi, kepala rumah sakit. “Rasanya seperti bencana,” ia menambahkan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.