80 Pejuang Hamas Terkubur di Terowongan, Ditipu Invasi Darat Israel

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 26 Mei 2021 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 18 2415717 80-pejuang-hamas-terkubur-di-terowongan-ditipu-invasi-darat-israel-MBQWFTHJAX.jpg Serangan Israel ke Gaza (Foto: AFP)

ISRAEL - Sebanyak 80 pejuang Hamas tewas dan dikuburkan di terowongan teror Gaza setelah Israel menipu mereka seolah-olah invasi atau serangan darat sedang berlangsung minggu lalu.

Tim pencari masih menggali para pejuang tentang sistem bawah tanah yang dijuluki "Metro Gaza" yang telah dihantam oleh ratusan serangan udara.

Kepemimpinan Hamas ditipu untuk mengirim pasukan tempur besar ke bawah tanah ketika pasukan pertahanan Israel men-tweet bahwa operasi udara dan darat sedang berlangsung.

Hamas percaya jika mereka diserang pasukan darat Israel, para pejuang bersenjata berat membanjiri terowongan sehingga mereka bisa menyerang pasukan penyerang.

Tetapi segera setelah mereka memasuki sistem bawah permukaan, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran, menghancurkan terowongan dengan bom penghancur bunker dan ledakan lainnya.

Beberapa saat setelah tweet Israel dikirim, tweet itu kemudian dihapus, dalam misi penipuan besar-besaran yang mengumpulkan pejuang Hamas dalam jumlah besar sehingga mereka dapat diserang.

Pada Senin (24/5), tim pencari Palestina di dalam Gaza masih berusaha menjangkau sisa-sisa pejuang jauh di bawah tanah karena penduduk setempat menghitung biaya pertukaran rudal 11 hari itu.

(Baca juga: Iran dan Negara-negara Adidaya Mulai Putaran Kelima Perundingan Nuklir)

“Sekarang dipercaya sekitar 80 terbunuh, banyak di antaranya masih terkubur jauh di bawah tanah. Pada saat itu diyakini operasi penipuan telah menargetkan sebanyak 200 orang, tetapi tampaknya 80 adalah hitungan terbaru, dari intelijen yang dikumpulkan di Gaza,” terang seorang sumber di Israel kepada Daily Mirror:

Pada Senin (24/5) terjadi hari keempat gencatan senjata antara militan Hamas Gaza dan Israel yang dilakukan di tengah peringatan dari Israel bahwa mereka akan membalas dengan kekerasan jika kelompok itu melepaskan tembakan.

Setidaknya 248 orang, termasuk lebih dari 100 wanita dan anak-anak, tewas di Gaza.

Israel mengatakan pihaknya menewaskan sedikitnya 225 militan selama pertempuran itu.

Hamas belum memberikan angka korban bagi para pejuang tetapi juga diyakini sebanyak 12 komandan senior Hamas tewas dalam serangan udara itu.

(Baca juga: 'Lockdown' Covid-19 Dilonggarkan, Tradisi Adu Banteng Kembali Kobarkan Perdebatan)

Hussan Abu Harbeed, seorang veteran komandan Jihad Islam juga tewas dalam serangan itu.

Layanan medis Israel mengatakan di Israel 12 orang, termasuk dua anak, tewas.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini