Hamas Berjanji Tak Sentuh "Satu Sen Pun" Bantuan untuk Gaza

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 27 Mei 2021 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 27 18 2416321 hamas-berjanji-tak-sentuh-satu-sen-pun-bantuan-untuk-gaza-r1YoACbHf6.jpg Pemimpin Hamas di Gaza Yehya Sinwar. (Foto: Reuters)

GAZA – Kelompok Hamas berjanji untuk tidak menyentuh "satu sen pun" bantuan internasional untuk membangun kembali Jalur Gaza setelah kehancuran akibat serangan selama 11 hari yang dilancarkan Israel.

Pimpinan Hamas di Gaza, Yehya Sinwar pada Rabu (26/5/2021) berjanji mendistribusikan bantuan secara “transparan dan tidak memihak”.

BACA JUGA: Pemimpin Hamas: Lebih Baik Mati Dibom Israel Daripada Meninggal karena Covid-19

"Kami menyambut baik upaya internasional atau Arab untuk membangun kembali Jalur Gaza," kata Sinwar sebagaimana dilansir Al Jazeera.

"Saya menegaskan komitmen kami untuk tidak mengambil satu sen pun yang dimaksudkan untuk rekonstruksi dan upaya kemanusiaan," katanya. "Kami tidak pernah mengambil satu sen pun di masa lalu."

Pernyataan Sinwar datang sehari setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menjanjikan bantuan negaranya dalam membangun kembali Gaza. Meski begitu, Blinken menekankan bahwa bantuan tersebut tidak boleh menguntungkan Hamas, yang menguasai wilayah kantong di pantai Palestina itu.

BACA JUGA: Israel Kirim Agen Mossad Sabotase Ratusan Rudal Hamas

Ide AS malah bekerja dengan Otoritas Palestina (PA), yang berbasis di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki dan dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas, mengurangi risiko memperkuat Hamas, yang dianggap sebagai "organisasi teroris" oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Sinwar mengatakan pernyataan Blinken ditujukan untuk memperluas kesenjangan antara Hamas dan PA, tetapi bersikeras bahwa pernyataan itu tidak akan berpengaruh pada hubungan antara faksi-faksi Palestina yang bersaing.

“Kami tidak akan pernah jatuh untuk trik ini dan menyerang satu sama lain,” katanya.

Secara terpisah pada Rabu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan di Twitter bahwa Inggris telah menjanjikan bantuan darurat sebesar 3,2 juta pound (sekira Rp64,5 miliar) kepada Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) untuk mendukung mereka yang berada di Gaza yang terkena dampak baru-baru ini. pertempuran.

Sementara itu Komisi Eropa telah mengumumkan bahwa Uni Eropa meningkatkan bantuan kemanusiaannya ke Palestina sebesar 8 juta euro (Rp139,7 miliar).

Menurut otoritas kesehatan, setidaknya 254 orang, termasuk 66 anak-anak, tewas di Gaza ketika Israel membombardir wilayah Palestina dari udara, darat dan laut selama 11 hari. Setidaknya 12 orang, termasuk dua anak, tewas di Israel akibat serangan roket yang dilakukan oleh Hamas dan kelompok bersenjata lainnya yang berbasis di Gaza, kata pihak berwenang Israel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini