Lewati Pos Perbatasan Sulteng-Gorontalo, Pemuda Ini Nekat Simpan Sabu di Dalam Mulut

Subhan Sabu, Okezone · Minggu 30 Mei 2021 09:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 30 340 2417444 lewati-pos-perbatasan-sulteng-gorontalo-pemuda-ini-nekat-simpan-sabu-di-dalam-mulut-oYrx1Sg2rU.jpg Pemuda yang diamankan petugas di pos perbatasan (foto; ist)

POHUWATO - Seorang pemuda berinisial KM (23) diamankan oleh petugas pos PAM Polsek Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu, Selasa 25 Mei 2021.

Kapolsek Popayato Barat, Ipda Renly Turangan mengatakan, berdasarkan informasi masyarakat ada orang yang di curigai membawa Sabu dari wilayah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menuju wilayah Provinsi Gorontalo.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada salah seorang lelaki KM yang dicurigai membawa obat terlarang jenis sabu akan melewati pos perbatasan,” kata Renly Turangan.

Baca juga;  Pasutri Jadi Kurir Sabu Seberat 2,1 Kg

Sekira pukul 16.00 WITA, KM dengan menggunakan Honda GLMax nopol DN 5443 KB melintas di perbatasan dari arah Provinsi Sulteng memasuki Pos pengamanan di Pos PAM Molosipat Kecamatan Popayato Barat.

Dari ciri-ciri yang sudah dikantongi, KM kemudian ditahan dan langsung diperiksa. Dari pengakuannya terungkap bahwa untuk mengelabui petugas KM menyembunyikan barang haram tersebut di dalam mulutnya.

Baca juga;  BNNP Bali Tangkap Bule Asal Rusia yang Terima Paket Narkoba

”Setelah diinterogasi KM mengakui telah mengunyah barang tersebut sehingga tersisa bungkusan plastik dan dia mengakui bahwa Narkotika jenis Sabu tersebut di sembunyikan di dalam mulut dan di beli di daerah kecamatan Moutong Kab Parimo Provinsi Sulteng,” tuturnya.

Setelah dilakukan tes urine, pemuda yang beralamatkan di Kecamatan Popayato Barat itu positif mengkonsumsi Methamfetamine yang tergolong narkotika jenis sabu.

“Yang bersangkutan kita lakukan tes urine hasilnya positif Methamphetamine, kini KM telah kami serahkan ke Sat Resnarkoba Polres Pohuwato untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini