"Diantara DPO itu G aktor utamanya, dia pemilik akun yang mengendalikan melalui media sosial sekaligus pemilik marketnya dan PW orang yang mengendalikan produksinya," tuturnya.
Baca juga: Bongkar Home Industri di Bogor, Total 185 Kg Tembakau Sintetis Diamankan
Dia menambahkan, dalam berkomunikasi antara oktor utama dengan para kaki tangannya itu, bisa disebut memakai cara mata rantai terputus. Artinya, aktor utama dan kaki tangannya itu, yakni 9 pelaku itu hanya berkomunikasi via medsos dan tak pernah bertemu.
"Mereka ini pintar bagaimana caranya bisa terputus mata rantainya. Dia mengendalikan tapi juga tidak bertemu dengan para kaki tangan yang lain, yang ketemu cuma satu dua orang kaki tangannya, dia kendalikan dan pasarkan melalui medsos, bagaimana sistem mengambil barang dan menagih uang hasil itu sudah ada orang lagi yang mengatur secara rapi," katanya.
(Awaludin)