Share

Tingkat Kriminalitas di Mataram Turun Drastis

Agregasi Sindonews.com, · Senin 31 Mei 2021 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 340 2418050 tingkat-kriminalitas-di-mataram-turun-drastis-BdtowEuRrw.jpg Foto:Ist

MATARAM - Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) , Irjen Pol M Iqbal dapat meningkatkan dan menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam setahun memimpin.

(Baca juga: Kapolda NTB Tegaskan Ulama dan Tokoh Agama Kunci Utama Penyelesaian Masalah)

Iqbal menggandeng semua pihak Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), untuk menjaga kondusifitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

"Sehingga situasi Provinsi NTB tetap kondusif dan pembangunan dapat terlaksana dengan baik guna kesejahteraan masyarakat NTB," kata Iqbal kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Viral! Wanita Bercadar Halangi Mobil Lewat dan Timbulkan Kemacetan)

Penanganan kriminalitas di NTB terus ditingkatkan upaya preventif dan premptive, melakukan deteksi dini dan pencegahan. Sehingga angka kriminalitas di NTB selama setahun turun drastis.

Direktur Al Mentra Institute, Karman BM menilai ada sejumlah prestasi yang berhasil ditorehkan Irjen Pol M Iqbal. Saat memulai tugasnya di NTB, Iqbal membangun persepsi publik bahwa tugas yang dipikul oleh kepolisian tidak bisa dijalankan sendirian.

Melainkan harus bersinergi dan kolaborasi dengan instansi lain seperti TNI, pemerintah daerah, badan-badan pemerintah vertikal dan bahkan kelompok aktivis mahasiswa, pemuda, LSM dan tokoh-tokoh lokal. Para tokoh di luar kepolisian itu dianggap sebagai tim dalam menjaga Kamtibmas.

"Dalam membangun tim yang solid itu, dia sering mengunjungi rumah para tokoh dan berkomunikasi baik dengan menggunakan perangkat digital seperti instagram dan video call maupun bersilaturahmi langsung,"ujarnya.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi itu terlihat dari semua program yang dilakukan. Seperti lomba kampung sehat dan kampanye sehat. Dua program yang melibatkan semua komponen masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, serta mengawal penyelenggaran Pilkada yang aman damai.

"Kapolda mengambil tanggung jawab untuk menjaga hak masyarakat tetap sehat, ekonominya hidup dan hak-hak politik warga terpenuhi. Terbukti pengendalian kasus Covid-19 berhasil, aktivitas ekonomi bergairah dan Pilkada aman damai tanpa ada konflik horizontal," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini