Ini Penampakan Senjata Dadang Buaya saat Serang Koramil-Polsek di Garut

II Solihin, iNews · Senin 31 Mei 2021 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 525 2417968 ini-penampakan-senjata-dadang-buaya-saat-serang-koramil-polsek-di-garut-iBi39ghMxD.jpg Polisi menunjukkan senjata yang digunakan Dadang Buaya saat menyerang Koramil dan Polsek di Garut. (Foto: Solihin)

GARUT - Dadang Buaya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Akibat aksinya menyerang dan mengancam petugas di Koramil dan Polsek Pameungpeuk, dia kini jadi tersangka dan dijerat dengan Undang-Undang Darurat. 

Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono menggelar konferensi pers bersama Dandenpom 3/111 Garut, Letkol Cpm Imran Ilyas, Senin (31/5/2021).

Baca juga: Dadang Buaya Pincang Usai Ditembak Polisi, Ini Penampakannya

Selain Dadang Buaya dan anak buahnya, Hendri yang dihadirkan dalam konferensi pers, polisi juga menunjukkan senjata tajam yang dibawa Dadang Cs untuk mengancam petugas TNI-Polri.

Foto: Solihin

“Barang bukti 2 buah golok, satu buah samurai, satu tongkat besi dan satu botol miras, diduga saat melakukan kegiatannya dikuasai miras,” ujar Benny.

Baca juga: Kena Batunya! Dadang Buaya dan Anak Buahnya Jadi Tersangka Usai Serang Koramil-Polsek

Benny mengatakan, keduanya terbukti menguasai, membawa sajam tanpa izin, melakukan kekerasan di muka umum dan penganiayaan, sesuai UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 juncto Pasal 170 juncto Pasal 351 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara.

“Terjadi pencancaman dan keluar kata-kata kasar dari pelaku kepada petugas,” ujar Benny.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini