Share

Dua Ledakan Bom di Angkutan Umum Afghanistan Tewaskan 12 Warga

Antara, · Rabu 02 Juni 2021 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 18 2419043 dua-ledakan-bom-angkutan-umum-di-afghanistan-tewaskan-12-warga-GcpJ3k8dmd.jpg Foto: Okezone.

KABUL - Dua ledakan bom terpisah di dua bus angkutan umum menewaskan setidaknya 12 warga sipil di ibu kota Afghanistan, Kabul, ungkap pejabat keamanan pada Rabu (2/6/2021).

Insiden itu merupakan yang terbaru dalam serentetan serangan serupa baru-baru ini saat pasukan asing mundur.

BACA JUGA: Bom Meledak di Masjid saat Sholat Jumat, 12 Orang Tewas

Kedua serangan berlangsung pada Selasa (1/6/2021) malam di sebelah barat ibu kota yang didiami oleh kebanyakan komunitas Syiah, minoritas agama di Afghanistan yang pernah menjadi target kelompok seperti ISIS, katanya.

Juru bicara Kepolisian Kabul, Ferdaws Faramarz, mengatakan kedua bus sedang membawa penumpang ketika terjadi ledakan yang menewaskan setidaknya 12 orang dan melukai 10 orang lainnya. Polisi langsung menyelidiki insiden tersebut, katanya.

Bom pinggir jalan, bom magnet kecil yang dipasang di bawah kendaraan, dan serangan lainnya menargetkan anggota pasukan keamanan, hakim, pejabat pemerintah, pegiat masyarakat sipil dan wartawan dalam beberapa bulan terakhir di Afghanistan.

Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas dua ledakan tersebut.

Pemerintah biasanya menuding Taliban atas serangan seperti demikian, namun kelompok itu membantah terlibat.

BACA JUGA: Serangan Bom Guncang Sekolah di Afghanistan, Setidaknya 68 Orang Tewas

Kekerasan meningkat drastis sejak Washington mengumumkan rencana penarikan seluruh pasukan AS dari Afghanistan pada 11 September.

Ledakan pada Selasa terjadi tiga pekan pascaserangan bom di depan sekolah di wilayah yang sama. Pejabat menyebutkan bahwa korban tewas, yang sebagian besar murid sekolah, berjumlah 68 korban, namun pejabat senior pemerintah lantas menyebutkan 80 orang tewas.

Hampir 1.800 warga sipil Afghanistan tewas atau terluka dalam tiga bulan pertama 2021 selama pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok Taliban meski ada upaya untuk mencapai perdamaian, menurut PBB pekan lalu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini