Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Makin Brutal, Teroris TPNPB OPM Bakar Ruang Tunggu Bandara Perumahan Perhubungan Udara dan Rumah Warga

Chanry Andrew S , Jurnalis-Jum'at, 04 Juni 2021 |09:36 WIB
Makin Brutal, Teroris TPNPB OPM Bakar Ruang Tunggu Bandara Perumahan Perhubungan Udara dan Rumah Warga
Teroris Organisasi Papua Merdeka.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

JAYAPURA - Kelompok teroris bersenjata atau yang kerap mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) terus bertindak brutal.

Selain melakukan penembakan terhadap aparat keamanan TNI-Polri, kelompok teroris sipil bersenjata ini, juga membakar satu tower Bandara (ATC), ruangan tunggu Bandara, perumahan dan kantor Perhubungan Udara dan satu unit rumah warga dan kios dalam baku tembak dengan aparat keamanan di dekat Bandara Ilaga.

Kelompok teroris Separatis Bersenjata juga dilaporkan telah menguasai Bandara Aminggaru, Ilaga, pada Kamis (3/6/2021) sekitar pukul 17.40 WIT sore .

Diketahuinya sejumlah fasilitas bandara Aminggaru Ilaga yang terbakar setelah aparat keamanan TNI-Polri melakukan pengecekan melalui drone yang diterbangkan memantau lokasi kejadian.

Baca Juga: Gerebek Honai Milik Numbuk Talenggeng, Polisi Amankan 3 Orang & Senapan Serta Peluru

"Pada hari kamis tanggal 3 april 2021, sekira pukul 17.30 WIT, dari kota ilaga terlihat kepulan asap tebal di arah bandar udara aminggaru ilaga distrik Omukia kabupaten. Puncak, Papua. Selanjut pihak aparat Keaman menaikan drone untuk memantau kepulan asap tersebut ternyata yang terbakar adalah Tower/ATC bandara Aminggaru, Ilaga." Ungkap Sumber resmi MNC Portal Indonesia dilingkungan Kepolisian setempat.

Terkait aksi Penyerangan bandara tersebut, aparat Keamanan yang dipimpin Kapolres Puncak, Papua, yang dipimpin Kapolres Puncak, AKBP I Nyoman Punia bersama puluhan personel dari TNI-Polri  menuju lokasi kejadian untuk melakukan penindakan. Saat pasukan gabungan TNI-Polri dalam perjalanan menuju Bandara Ilaga, pasukan TNI-Polri mendapat gangguan Tembakan dari kelompok KTSP dimana Kontak Senjata tidak terhindarkan. Karena situasi tidak memungkinkan, aparat keamanan memilih mundur

"melakukan respon ke bandara sehingga terjadi kontak tembak dengan KKB/KTSP sebelum tiba di bandara dan juga pihak KTSP terpantau dari drone selain membakar 1 unit tower/ATC jg membakar 1 unit ruang tunggu bandara 1 unit perumahan perhubungan udara, dan 1 unit rumah/kios yg semuanya berlokasi di kampung aminggaru. Kontak tembak berlangsung sekitar 1 jam. Krn situasi tidak memungkinkan apkam melakukan pengunduran," ungkap sumber MNC Portal Indonesia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement