Share

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PBB Luncurkan Satu Dekade untuk Restorasi Ekosistem

Agregasi VOA, · Sabtu 05 Juni 2021 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 05 18 2420670 peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-pbb-luncurkan-satu-dekade-untuk-restorasi-ekosistem-BwsvhGfCvF.jpg Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres (Foto: Reuters)

NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan peluncuran satu dekade yang didedikasikan untuk memulihkan ekosistem Bumi.

“Ilmu pengetahuan memberi tahu kita bahwa 10 tahun ke depan ini adalah kesempatan terakhir kita untuk mencegah bencana iklim, membalikkan gelombang polusi yang mematikan dan mengakhiri hilangnya spesies,” terang Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Jumat (4/6).

Pidato ini disampaikan Guterres melalui video sehari menjelang hari internasional untuk meningkatkan lingkungan. kesadaran dan perlindungan.

Guterres mengatakan dunia menghadapi tiga keadaan darurat lingkungan. Yakni hilangnya keanekaragaman hayati, gangguan iklim, dan meningkatnya polusi.

Sekretaris Jenderal PBB itu menyalahkan perilaku manusia, termasuk penggundulan hutan, pencemaran sungai dan lautan, dan praktik pertanian yang tidak berkelanjutan sebagai penyebab buruknya kesehatan planet Bumi.

(Baca juga: Facebook Tangguhkan Akun Trump Hingga 7 Januari 2023)

Dia menjelaskan untuk memperbaiki kerusakan, masyarakat perlu mulai kembali melakukan reboisasi, membersihkan sungai dan laut, serta menghijaukan kota.

Dalam laporan baru, Program Lingkungan PBB mengatakan populasi global menggunakan sekitar 1,6 kali lipat dari apa yang dapat disediakan alam secara berkelanjutan, yang berarti konservasi tidak memadai untuk mencegah degradasi ekosistem.

Laporan tersebut mengatakan jika tindakan diambil sekarang, manusia akan mendapat manfaat dari udara dan air yang lebih bersih, serta kesehatan yang lebih baik, dan berkontribusi pada perlambatan perubahan iklim.

(Baca juga: Jelang Pertemuan dengan Biden, Putin Tekankan 'Nada Keras')

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini