Parlemen Israel Ambil Suara Sahkan Pemerintahan Baru Pekan Depan, Lengserkan Netanyahu

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 08 Juni 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 18 2421837 parlemen-israel-ambil-suara-sahkan-pemerintahan-baru-pekan-depan-lengserkan-netanyahu-q0Ciwchuv4.jpg Naftali Bennett. (Foto: Reuters)

TEL AVIV – Pemungutan suara untuk menyetujui pemerintahan baru Israel, yang akan menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan digelar minggu depan, kata juru bicara parlemen pada Senin (7/6/2021).

Naftali Bennett, politisi nasionalis yang selangkah lagi akan menggantikan Netanyahu pada Minggu (6/6/2021) meminta pemimpin terlama Israel itu untuk “melepaskan” kekuasaan dan membatalkan segala upaya untuk mendorong pembelotan dari koalisi baru yang dapat menggagalkan pelantikannya.

BACA JUGA: Korut Kecam Israel Ubah Gaza Jadi 'Rumah Jagal Manusia', Bantai Anak-anak

Bennett mendesak Ketua Knesset Yariv Levin, seorang loyalis Netanyahu, untuk tidak menunda dan mengadakan mosi percaya pada Rabu (9/6/2021) ini, sehingga pemerintah dari partai-partai sayap kiri, kanan, tengah dan Arab dapat dilantik.

Dalam pengumuman resmi kepada parlemen, Levin mencatat bahwa pemimpin oposisi Yair Lapid telah memberitahu dia dan presiden Israel bahwa koalisi telah disepakati, dan mengatakan bahwa di bawah kerangka waktu yang ditetapkan oleh undang-undang, pemungutan suara untuk menyetujuinya akan diadakan pada 14 Juni.

BACA JUGA: Jenderal Israel: Perang 11 Hari di Gaza Hanya "Tahap Pertama"

"Pengumuman mengenai tanggal sidang untuk membentuk pemerintahan ke-36 (Israel) akan disampaikan kepada anggota parlemen," kata Levin sebagaimana dilansir Reuters, membuka kemungkinan bahwa Netanyahu dapat memiliki waktu hingga satu minggu untuk mencoba membalikkan keadaan.

Jika pemerintah Lapid-Bennett gagal memenangkan mayoritas di parlemen, Israel kemungkinan akan menuju pemilihan kelima dalam waktu kurang dari dua tahun, setelah pemungutan suara yang tidak meyakinkan pada 23 Maret yang dibatasi oleh perjanjian koalisi mereka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini