UAS: Sumut Contoh Membangun Kebhinekaan

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Rabu 09 Juni 2021 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 608 2422714 uas-sumut-contoh-membangun-kebhinekaan-1bmvrhVFqx.jpeg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MEDAN - Ustadz Abdul Somad (UAS) menyebut Sumatera Utara (Sumut) harus menjadi contoh dalam membangun kebhinekaan, lantaran sudah sejak dahulu terus menjaga kerukunannya.

Hal itu dikatakan UAS kepada wartawan usai bersilaturahmi dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Rabu (9/6/2021).

Kata UAS, Sumut merupakan provinsi yang memiliki masyarakat beragam etnis, budaya dan agama. Meski berbeda dan beragam, namun kerukunan masyarakat dapat terus terjaga di Sumut.

"Sumut adalah contoh atau model membangun Kebhinekaan, sejak zaman Kesultanan Deli orang-orang datang kemari, dari Pulau Jawa datang kemari, dari India, di sini juga ada orang Tionghoa, kerukunan yang luar biasa, mari kita jaga kerukunan karena cita-cita besar kita, yang dibangun berdasarkan Bhineka Tunggal Ika,” ujar UAS.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Dirikan Rumah Quran Gratis untuk Ummat di Kampar Riau

Dalam pertemuan kurang lebih dua jam tersebut, kerukunan merupakan salah satu hal yang dibahas UAS bersama Gubernur. Selain kerukunan, permasalahan umat, masalah kesehatan juga dibahas.

“Kita tadi membahas masalah umat, kerukunan, masalah kesehatan masyarakat, hingga bagaimana menjalankan ajaran agama dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” kata UAS.

Bersilaturahmi dengan Gubernur merupakan salah satu agenda UAS saat berada di Sumut. Selain itu, Ia juga bersilaturahmi dengan masyarakat umum, tokoh masyarakat hingga kepala daerah.

“Saya ke Sumut balek (pulang) ke kampung halaman saya, jatah saya kemari setahun tiga kali, setiap pulang saya silaturahmi dengan masyarakat, tokoh adat, agama termasuk pimpinan kita di Sumut,” kata UAS.

Baca juga: Menikmati Hidup, UAS Bersantai di Laut Wakatobi, Fatimah Kemana?

Senada dengan UAS, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan kerukunan antar-umat beragama, etnis dan suku harus terus dijaga. Di Sumut terdapat banyak perbedaan yang harus dihadapi dan dikesampingkan.

“Saya harap kerukunan terus terjaga, begitu beragamnya etnis dan agama di Sumut, kita harus pahami betul perbedaan yang ada, mari kita rawat ini sesuai dengan bingkai NKRI,” kata Edy.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini