Liga Muslim Dunia Menjadi Tuan Rumah Konferensi Deklarasi Perdamaian di Afghanistan

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 10 Juni 2021 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 18 2422822 liga-muslim-dunia-menjadi-tuan-rumah-konferensi-deklarasi-perdamaian-di-afghanistan-KuUaDBbfzl.jpg Foto: Reuters.

MAKKAH Liga Muslim Dunia (MWL) pada Kamis (10/6/2021) akan menjadi tuan rumah Konferensi Islam untuk Deklarasi Perdamaian di Afghanistan.

Konferensi yang akan digelar di Makkah ini disponsori oleh Kerajaan Arab Saudi dan diharapkan akan menjadi tonggak untuk meningkatkan dialog antara sarjana senior Afghanistan dan Pakistan untuk mendamaikan antara faksi Afghanistan yang berperang. Konferensi ini juga bertujuan untuk mengonsolidasikan perdamaian di Afghanistan.

BACA JUGA: Taliban dan Afghanistan Akan Lanjutkan Pembicaraan Damai di Turki

Sesi pembukaan konferensi ini akan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal MWL Sheikh Dr. Muhammad bin Abdulkarim Al-Issa, yang juga Presiden Organisasi Cendekiawan Muslim. Pembicara terkemuka lainnya termasuk Sheikh Dr. Noor-ul-Haq Qadri, Menteri Agama dan Kerukunan Antar-iman Pakistan dan Sheikh Muhammad Qasem Halimi, Menteri Haji, Wakaf dan Bimbingan Afghanistan.

Konferensi tersebut akan dihadiri oleh Duta Besar Pakistan untuk Arab Saudi Bilal Akbar, Duta Besar Afghanistan untuk Arab Saudi Ahmed Javed Mujadidi, Duta Besar Rizwan Saeed Sheikh, perwakilan tetap Pakistan untuk Organisasi Kerja Sama Islam, dan Duta Besar Shafiq Shamim, perwakilan tetap Afghanistan untuk Organisasi Kerjasama Islam. Lima sesi akan diadakan dalam konferensi dengan partisipasi lebih dari 20 pembicara termasuk sarjana senior.

BACA JUGA: AS Sampaikan Terima Kasih Atas Upaya Indonesia Dorong Perdamaian di Afghanistan

Sesi fokus pada lima tema yang membahas perdamaian, toleransi, moderasi, rekonsiliasi, pendekatan Islam untuk melindungi martabat dan kehidupan seorang pria, pembangunan perdamaian dalam terang prinsip-prinsip Islam. Sesi ini juga akan membahas perdamaian dan keamanan regional dan peran para sarjana dalam menyelesaikan konflik regional dan mendukung upaya pembangunan perdamaian. Di akhir konferensi, pernyataan penutup akan diumumkan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini