Buat Bayar Utang, Kakak Beradik Kompak Rampok Lansia

Yudha Bahar, iNews · Jum'at 18 Juni 2021 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 608 2427327 buat-bayar-utang-kakak-beradik-kompak-rampok-lansia-8493QykbGO.jpg Polres Pelabuhan Belawan menangkap dua pelaku perampokan terhadap lansia (Foto: Yudha Bahar)

MEDAN - Dua orang kakak beradik di Medan, Sumatera Utara kompak melakukan perampokan terhadap seorang lansia yang berprofesi sebagai ojek pangkalan. Aksi keduanya berakhir setelah Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan menangkap pelaku di kawasan Pelabuhan Belawan.

Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap dua orang kakak beradik ini tepatnya di kawasan Gabion - Pelabuhan Samudera Perikanan Belawan, Medan, Sumatera Utara. Penangkapan dilakukan setelah mendapatkan laporan dari korbannya, Dedy Sahputra.

Baca Juga: Tempat Cuci Steam di Bekasi Dirampok Kawanan Garong Bercelurit

Kedua pelaku yakni, Ibrahim Harahap (31), kakak dari Yugo Ariandi alias Dedek (24). Mereka memang merupakan komplotan yang kerap beraksi dengan menyasar korban para lansia. 

Menurut keterangan pelaku atau sang adik, Yugo Ariandi, dirinya ikut merampok dengan kakaknya untuk membantu melunasi utang kakaknya sebesar Rp5 juta, dan sisa uang yang didapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Uang untuk bayar utang abang saya, sisanya untuk makan," ujar pelaku perampokan, Yugo Ariandi.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek Hery Cahyadi mengatakan, kedua pelaku melancarkan aksinya dengan cara menggunakan kekerasan terhadap korban laki-laki lansia.

"Kita berhasil melakukan penangkapan terhadap dua pelaku pencurian dengan kekerasan, salah pelaku sudah melakukan aksi untuk kedua kalinya," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek Hery Cahyadi, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: Kawanan Perampok Tega Perkosa Korbannya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Atas perbuatannya, kini kedua tersangka ditahan di sel Polres Pelabuhan Belawan. Keduanya melanggar Pasal 365 KUHPidana terancam 9 tahun hukuman penjara. Kini, polisi masih mengejar satu orang pelaku lainnya yang identitas dan keberadaannya telah diketahui petugas.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini