Komnas PA: Korban Kekerasan Seksual di Sekolah SPI Capai 60 Orang

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 20 Juni 2021 06:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 519 2427931 komnas-pa-korban-kekerasan-seksual-di-sekolah-spi-capai-60-orang-hTcSrGu0Gu.jpg Ketua Komnas PA, Arist Merdeka (foto: Okezone/Avirista)

KOTA BATU - Korban dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik siswa Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, disebut Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mencapai 60 orang.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengungkapkan, perkiraannya ada sebanyak 60 orang yang diduga menjadi korban kekerasan seksual. Dari jumlah tersebut, 14 orang telah selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Jawa Timur.

"Untuk yang sudah BAP, dan visum, itu ada 14 orang. Kemudian, ada laporan yang masuk ke dinas di Kota Batu, dan belum lagi data dari Polda Jatim. Jadi, bisa sampai 60 korban," ujar Arist Merdeka.

Baca juga: Ini Pengakuan Korban Pelecehan Seksual oleh Pemilik SPI

Arist menjelaskan, tercatat, sebanyak 29 orang korban dugaan kekerasan seksual di Sekolah SPI, telah melapor ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batu, melalui hotline yang telah disediakan.

Baca juga:  Komnas PA Temukan Lagi Pelaku Kekerasan Seksual ke Siswa SPI, Total Ada 5 Orang

Pihak Polda Jawa Timur juga disebutkan Arist telah membuka hotline pengaduan kekerasan seksual terkait sekolah SPI. Jadi diperkirakan estimasi total pengaduan baik dari posko di Polda Jawa Timur, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batu dan Polres Baru telah ada 60 laporan yang masuk.

"Masih ada penggalian atas laporan dari alumni, dan anak-anak yang masih bersekolah di sana," katanya.

Arist menambahkan, dari total korban yang telah rampung menjalani BAP tersebut, dinilai sudah cukup untuk memanggil terduga pelaku, yang merupakan pemilik Sekolah SPI berinisial JE. Polda Jawa Timur rencananya akan memanggil JE pada pekan depan.

"(Laporan korban yang belum BAP), itu bisa dirumuskan menjadi saksi korban juga, untuk menambah kesaksian, dan menguatkan laporan dari 14 orang korban ini," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dugaan kekerasan seksual di SPI Kota Batu oleh pemilik sekolah berinisial JE mencuat setelah ada tiga korban yang melaporkan kasusnya ke Polda Jawa Timur. Para terduga korban yang didampingi oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mendatangi dan melaporkan ke Polda Jatim pada Sabtu 29 Mei 2021.

Dari hasil pendataan Komnas PA awal setidaknya ada 15 korban yang telah mengadu. Dari belasan korban itu, tiga korban dilanjutkan pada proses visum di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur pada 31 Mei 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini