Bermodal Sarung dan Selimut, Napi Lapas Dharmasraya Kabur

Antara, · Senin 21 Juni 2021 21:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 340 2428699 bermodal-sarung-dan-selimut-napi-lapas-dharmasraya-kabur-d4mftCkoDS.jpg Napi kabur. (Foto: Dok Lapas Dharmasraya)

PULAU PUNJUNG - Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), kabur pada Senin (21/6/2021) dini hari.

"Benar seorang warga binaan kabur diduga dengan cara memanjat tembok lapas," kata Kepala Lapas III Dharmasraya, Ahmad Junaidi di Pulau Punjung, Senin (21/6/2021).

Ia mengatakan, narapidana yang kabur bernama Wahyu Dui, warga Desa Pelarian, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Bungo, Jambi, merupakan narapidana kasus pencurian.

Baca juga: Kabur dari Lapas 4 Tahun Lalu, Napi Ditangkap saat Bersantai di Teras

Warga binaan itu dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan putusan satu tahun delapan bulan penjara dan telah menjalani hukuman sekitar satu tahun enam bulan.

Ia menjelaskan, peristiwa kaburnya seorang napi diketahui saat dilakukan apel serah terima regu penjagaan pada pukul 07.00 WIB. Ketika dilakukan pengecekan, warga binaan kurang satu.

Baca juga: 8 Napi Rutan Muara Labuh Kabur Lewat Ventilasi Udara

"Mengetahui hal itu petugas langsung melakukan penelusuran keliling lapas, sekitar pukul 08.20 WIB ditemukan kain sarung dan selimut yang diikatkan ke dinding tembok lapas serta jejak kaki di luar tembok. Padahal pukul 05.00 WIB napi ini masih terlihat ada di Lapas," ungkap dia.

Lapas saat ini telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengejaran napi kabur tersebut/

Ia meminta peran masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian dan lapas jika melihat atau mengetahui keberadaan narapidana itu.

"Hingga saat ini kita terus melakukan pengejaran dan akan terus kami cari sampai dapat," katanya.

Ia menambahkan peristiwa kaburnya narapidana terakhir kali terjadi pada 2020. Jumlah narapidana Lapas III Dharmasraya sebanyak 232 sementara daya tampung hanya 132 sehingga sudah melebihi kapasitas.  

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini