Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berkaca dari Kasus Covid-19 di India yang Turun, Varian Delta Tak Bisa Dibilang Mematikan

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 22 Juni 2021 |14:54 WIB
Berkaca dari Kasus Covid-19 di India yang Turun, Varian Delta Tak Bisa Dibilang Mematikan
Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Guru Besar Universitas Udayana, I Gusti Ngurah Kade Mahardika menegaskan hingga saat ini belum ada data yang menunjukkan bahwa virus Covid-19 dari varian Delta atau B1617 dari India ini lebih mematikan.

“Asosiasi klinisnya memang belum ada data bahwa virus ini (varian Delta) lebih mematikan belum ada data,” tegas Mahardika secara virtual, Selasa (22/6/2021).

Meskipun, kata Mahardika, varian Delta yang mengalami perubahan gen ada kemungkinan lebih infeksius atau lebih mudah menular dari orang ke orang.

“Tapi kemudian nampaknya memang virus ini mudah menular karena ada perubahan gen, satu tempat protease virus ini yang mengalami perubahan yang kemungkinan lebih infeksius itu bahasanya, lebih menular dari orang ke orang,” katanya.

Pasalnya, Mahardika menjelaskan bahwa virus Covid-19 varian Delta di tempat asalnya India yang muncul pertama kali pada Mei 2021 lalu bisa menyebabkan kenaikan hingga 400.000 kasus. Namun, kini dalam seminggu terakhir kasusnya menurun 50.000 sampai 80.000 kasus per hari.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement