Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dugaan Pungli di SMAN 8 Bekasi Resahkan Orangtua Siswa

Rahmat Hidayat , Jurnalis-Senin, 28 Juni 2021 |21:17 WIB
Dugaan Pungli di SMAN 8 Bekasi Resahkan Orangtua Siswa
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

BEKASI - Sejumlah orangtua siswa di SMA Negeri 8 Bekasi resah dengan adanya permintaan sumbangan dari pihak sekolah dengan kisaran Rp3 juta sampai Rp5 juta. Pihak sekolah juga tak memberikan rincian keperluan untuk apa sumbangan tersebut.

Orangtua siswa menduga permintaan sumbangan tersebut merupakan pungutan liar (pungli) dari pihak sekolah. Mereka juga merasa keberatan dengan sumbangan tersebut lantaran terdampak pandemi Covid-19.

"Saya terkejut adanya sumbangan. Pihak sekolah berdalih sumbangan itu untuk kemajuan sekolah," kata salah seorang perwakilan dari orangtua siswa, Lina Setiawati, Senin (28/6/2021).

Humas SMAN 8 Bekasi Munawir membantah adanya pungli di sekolahnya tersebut. Menurut dia, surat sumbangan diberikan kepada orangtua sebagai alat ukur sejauh mana kemampuan para siswa dalam memberikan bantuan kepada pihak sekolah.

Dia menegaskan bahwa pihaknya tak pernah memaksa orangtua memberikan sumbangan tersebut. Menurut dia, sumbangan itu juga telah dibahas dengan para orangtua dan komite sekolah.

"Sumbangan ini tidak dipukul rata dan harus sesuai dengan kemampuan para orangtua siswa," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dasar permintaan sumbangan itu sesuai dengan Surat Peraturan Pemerintah Nomor 48 dan Pemermen Nomor 75 Tahun 2021.

Kasus dugaan pungli ini diduga tidak hanya berlangsung di SMAN 8 Bekasi namun juga berlangsung di sejumlah sekolah negeri lainnya di Kota Patriot. Sejumlah warga juga telah melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Bekasi.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement