Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Pahlawan TNI AL Bela Indonesia hingga Gugur, Ada Sersan Usman dan Kopral Harun

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 29 Juni 2021 |07:04 WIB
5 Pahlawan TNI AL Bela Indonesia hingga Gugur, Ada Sersan Usman dan Kopral Harun
Laksamana TNI (Anumerta) RE Martadinata (Sindonews)
A
A
A

TNI Angkatan Laut (AL) merupakan garda pembela Tanah Air di sisi kelautan. Tidak selamanya mulus, alhasil terkadang terjadi konfrontasi. Berikut ini adalah pahlawan dari TNI AL yang rela mengorban jiwa dan raganya demi Indonesia, seperti dikutip dari Info Historia-Buletin Kesejarahan TNI AL, dikutip pada Selasa (29/6/2021). 

Laksamana R Eddy Martadinata

Laksamana Laut R Eddy Martadinata atau lebih dikenal dengan sebutan RE Martadinata lahir di Bandung, tanggal 29 Maret 1921. Ia gugur akibat kecelakaan pesawat di Riung Gunung, Jawa Barat, tanggal 6 Oktober 1966 pada usia 45 tahun.

Dia adalah tokoh ALRI yang turut serta merintis kelahiran TNI AL. Ia adalah lulusan Sekolah Pelayaran Zeevaart School di Surabaya pada zaman penjajahan Belanda. Saat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang disahkan Presiden Soekarno pada tanggal 23 Agustus 1945, selanjutnya disusul dengan kelahiran BKR Laut pada tanggal 10 September 1945 di tanah Pasundan RE Martadinata juga turut membentuk BKR Laut Jawa Barat di bawah pimpinan Aruji Kartawinata.

Dia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Operasi pada Mabes ALRI di Yogyakarta, dan sebagai Kepala Staf Komando Daerah Maritim Surabaya (KDMS). Kemudian menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut periode tahun 1959-1966 menggantikan R Subiyakto.

Laksamana Muda Jos Soedarso

 

Laksamana Muda Josaphat Soedarso atau lebih dikenal dengan nama Jos Soedarso lahir di Salatiga, Jawa Tengah, lahir pada 24 November 1925. Ia gugur di Laut Aru, tanggal 15 Januari 1962 pada usia 36 tahun.

Dia adalah seorang pahlawan nasional yang gugur di medan tugas, tepatnya di atas KRI Macan Tutul dalam Pertempuran Laut Aru pada masa perjuangan Trikora untuk membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda.

Kecintaan dan kepeduliannya yang besar terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia telah dibuktikannya sampai titik darah penghabisan. Jos Soedarso telah gugur secara terhormat sebagai kusuma bangsa dalam sebuah pertempuran laut yang tidak seimbang. Pengorbanannya yang

besar telah menjadi momentum pembakar semangat perjuangan bangsa Indonesia untuk merebut kembali Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Sersan Usman

Sersan Usman Djanatin bin H. Ali Hasan lahir di Dukuh Tawangsari, Desa Jatisaba, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, tanggal 18 Maret 1943. Ia gugur meninggal di Singapura tanggal 17 Oktober 1968 pada usia 25 tahun.

Dia adalah salah satu dari dua anggota Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) atau Korps Marinir yang ditangkap di Singapura bersama Kopral Harun saat terjadinya konfrontasi dengan Malaysia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement