Kokain Setengah Ton Ditemukan Mengapung di Lepas Pantai

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 30 Juni 2021 07:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 18 2432978 kokain-setengah-ton-ditemukan-mengapung-di-lepas-pantai-O7fHHMllgr.jpg Setengah ton kokain ditemukan mengapung di lepas pantai (Foto: CNN)

ALJAZAIR - Pihak berwenang Aljazair menyita setengah ton kokain yang mengapung di lepas pantai negara itu, setelah para nelayan di daerah itu membunyikan alarm.

Menurut siaran pers dari Kementerian Pertahanan Aljazair pada Senin (28/6), nelayan melihat dan melaporkan tas mencurigakan mengambang di air dekat Oran, sebuah kota pelabuhan, pada Sabtu (26/6) malam.

Menurut analisis laboratorium yang dilakukan polisi militer, unit Penjaga Pantai yang dikirim ke tempat kejadian mengambil tas yang ternyata berisi 490 kilogram (1.080 pon) kokain.

Siaran pers kementerian menggambarkan penyelundupan yang gagal sebagai "upaya untuk memperkenalkan kokain dalam jumlah besar yang dimaksudkan untuk membanjiri negara kita dengan racun dan obat-obatan ini."

Rilis itu mengatakan penyitaan itu terjadi "setelah operasi untuk memerangi penyelundupan dan kejahatan terorganisir."

(Baca juga: Kemiskinan, Tunawisma, dan Depresi Meningkat di Kalangan Muda Akibat Pandemi Covid-19)

Pernyataan menegaskan penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan semua rincian upaya kriminal ini.

"Operasi ini memperkuat hasil positif yang dicapai oleh unit [Angkatan Bersenjata Nasional Rakyat Aljazair] di lapangan, terutama dalam hal kesadaran kewarganegaraan dan kerja sama warga, yang pada gilirannya berkontribusi pada perang melawan kejahatan,” terang pernyataan itu.

Dikutip Reuters, pada 2013, negara Afrika utara itu menyatakan perdagangan narkoba sebagai ancaman keamanan nasional utama yang terkait dengan militansi di kawasan itu.

(Baca juga: Filipina Larang Penerbangan dari 7 Negara hingga 15 Juli)

Baru-baru ini Afrika utara mengadakan pemilihan parlemen namun dirusak oleh jumlah pemilih yang rendah dan kerusuhan politik.

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini