Partai Komunis China Rayakan Ulang Tahun Ke-100

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 01 Juli 2021 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 18 2433693 partai-komunis-china-rayakan-ulang-tahun-ke-100-N6pggc2EfQ.JPG Foto: Reuters.

BEIJINGPartai Komunis China (PKC) pada Kamis (1/7/2021) memperingati 100 tahun pendiriannnya dengan sebuah acara dimana Presiden Xi Jinping memperingatkan kekuatan asing yang mencoba menggertak negara itu.

Dalam pidato televisi selama satu jam di Lapangan Tiananmen Xi berjanji untuk membangun militer China, berkomitmen untuk "penyatuan kembali" Taiwan dan menekankan otonomi yang dipegang oleh Hong Kong dan Makau.

BACA JUGA: HISTORIPEDIA: Long March 9.000 Kilometer Partai Komunis China Dimulai

"Rakyat China tidak hanya pandai menghancurkan dunia lama, mereka juga telah menciptakan dunia baru," kata Xi, pemimpin paling kuat China sejak Mao Zedong, sebagaimana dilansir Reuters. "Hanya sosialisme yang bisa menyelamatkan China."

Xi dan PKC tengah dalam tingkat kepopuleran yang tinggi di saat China pulih dengan cepat dari wabah COVID-19 dan mengambil sikap yang lebih tegas di panggung global.

BACA JUGA: Gedung Putih Pertimbangkan Gelar Pembicaraan Joe Biden dan Xi Jinping

Tetapi Beijing menghadapi kritik eksternal atas tindakan kerasnya di Hong Kong dan perlakuan terhadap etnis minoritas di Xinjiang, dan menghadapi pandangan demografis yang memburuk yang membahayakan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Xi menegaskan bahwa China tidak akan pernah membiarkan kekuatan asing untuk menggertak negara itu.

"Siapa pun yang berani mencoba melakukan itu akan kepalanya dibenturkan berdarah-darah ke Tembok Besar baja yang ditempa oleh lebih dari 1,4 miliar rakyat China," katanya dengan disambut tepuk tangan dari penonton yang berkumpul di alun-alun di pusat Beijing.

Perayaan pada Kamis dimulai dengan penerbangan jet tempur dan helikopter yang diamati oleh para pemimpin negara, yang duduk di benteng selatan Kota Terlarang.

Xi mengatakan China telah mencapai tujuan seratus tahun membangun "masyarakat yang cukup makmur."

Partai Komunis China, yang berkuasa pada 1949 di bawah Mao Zedong, awalnya merekrut petani dan pekerja, tetapi telah berkembang untuk merangkul pasar dan kewirausahaan di bawah "sosialisme dengan karakteristik China" sambil mempertahankan model otoritarianisme Leninis.

Keanggotaan partai membengkak 2,43 juta pada 2020, kenaikan tahunan terbesar sejak Xi menjadi presiden pada 2013, menjadi 95,15 juta anggota sekarang, menurut data yang dirilis pada Rabu, 30 Juni 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini