TURKI - Pada masa pandemi Covid-19, banyak pegawai bekerja dari rumah dan menghemat waktu perjalanan. Tapi di Turki seorang pekerja punya cara untuk menghemat perjalanan pulang dari tempat kerja dengan terjun menggunakan parasut.
Pulang ke rumah setelah hari kerja yang melelahkan bisa menguras energi bagi banyak orang, selain masih di tengah pandemi juga karena kemacetan lalu lintas di kota-kota besar. Tapi sebagaimana dilaporkan kantor berita Anadolu dan Reuters, bagi seorang penerjun profesional Turki yang memakai wingsuit, pakaian terjun bersayap, itu bukan masalah besar.
“Saya melakukan ini, terbang pulang dengan wingsuit, setiap hari. Mungkin tidak ada orang lain di dunia yang melakukan ini. Itu sebabnya saya merasa beruntung dan saya sangat menyadari betapa berharganya ini. Saya bekerja lebih keras setiap hari untuk mempertahankan aktivitas ini, memindahkan perusahaan kereta gantung Babadag ke tingkat yang lebih tinggi dan untuk menambahkan pengalaman pada diri saya sendiri,” terang penerjun Turki Cengiz Kocak, kepada Anadolu.
(Baca juga: AS Kutuk Gelombang Kekerasan dan Pelanggaran HAM di Haiti)
Cengiz Kocak, yang mulai terjun payung pada tahun 1991 ketika masih menjadi mahasiswa militer, kemudian menjadi penerjun payung lepas ketika menjadi anggota pasukan komando militer Turki.
Melompat dari ketinggian atau base jumping menjadi hobinya pada tahun 2000-an. Setelah pensiun dari militer pada tahun 2011, ia mengikuti kursus pelatihan di Amerika untuk menjadi atlet wingsuit (terbang seperti batman).
“Perlu sekitar 20-25 menit dari stasiun utama kereta gantung Babadag untuk menuju ke puncak gunung, sementara itu maksimal lima menit untuk terbang paralayang, melompat dengan wingsuit, dan mendarat pada petang hari,” jelasnya.