Polisi Gerebek Spa Plus-Plus di Medan, Pengunjung dan Terapis Panik Kedapatan Ngamar

Adi Palapa Harahap, iNews · Selasa 06 Juli 2021 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 06 608 2436331 polisi-gerebek-spa-plus-plus-di-medan-pengunjung-dan-terapis-panik-kedapatan-ngamar-yaVxBXM1Uj.jpg Foto: Adi Palapa Harahap

MEDAN – Anggota Polsek Sunggal menggerebek dua lokasi spa plus-plus di Jalan Gagak Hitam, Medan yang melanggar protokol kesahatan dan diduga dijadikan tempat prositusi. Kedatangan petugas membuat panik sejumlah pengujung spa dalam kamar tanpa busana panik. Sebanyak 17 orang wanita pekerja spa diamankan.

Satu per satu kamar Spa Butterfly digeledah petugas. Kedatangan petugas membuat pengujung spa yang sedang asik dalam kamar tanpa busana diteani wanita cantik pekerja spa, panik.

Baca juga: Bareskrim Gerebek Tempat Karaoke dan Spa di Tangsel

Selain tempat prositusi, spa juga melanggar protokol kesehatan tentang pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro. Satu per satu pekerja wanita pekerja terapis pun langsung diamankan petugas.

Tak jauh dari lokasi, petugas juga melakukan pengerebekan De Clasic Spa. Lagi-lagi petugas mengamankan sejumlah wanita pekerja di kamar sedang menunggu pria hidung belang.

Kanit Reskrim Sunggal, AKP Budiman Simanjutak mengatakan, dalam pengerebekan di dua lokasi itu, petugas mengamankan 17 wanita, dua di antaranya bekerja sebagai kasir. Tak hanya itu, petugas juga menuntup paksa kedua spa untuk tidak beroperasi lagi sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Polisi Tegaskan Spa dan Karaoke Dilarang Beroperasi saat PPKM Darurat

“Pengerebekan kedua spa atas laporan masyarakat yang resah adanya pratek prositusi modus spa pijat secara terang-terangan,” ujarnya, Selasa (6/7/2021).

Sebanyak 15 orang wanita pekerja spa dilakukan pembinaan dengan diserahkan ke Balai Sosial Parawansa, Brastagi, Kabupaten Kabanjahe, Sumatera Utara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini