KEKUATAN militer di suatu negara tidak hanya diperkuat untuk kepentingan negara itu sendiri, melainkan juga untuk mewujudkan perdamaian dunia. Pasukan TNI termasuk pasukan yang sudah aktif berkontribusi dalam misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Tak hanya itu, eksistensi dan kualitas TNI pun telah diakui. Berikut beberapa aksi fenomenal TNI di kancah internasional dikutip dari data Litbang MNC Portal Indonesia.
(Baca juga: Menjelma bak Hantu, 30 Prajurit Kopassus Taklukkan Ribuan Pemberontak Kongo)
1. Satgas TNI damaikan konflik 2 suku di Kongo
Pada awal tahun 2019, dilaporkan bahwa Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB MONUSCO yang diberangkatkan ke Republik Demokratik Kongo berhasil memediasi dan mendamaikan dua kelompok suku yang bertikai. Berbagai kegiatan dilaksanakan oleh TNI yang bertugas, di antaranya adalah mendamaikan pertikaian antara Suku Bantu dan Suku Twa yang sudah berlangsung dari akhir 2018.
Dansatgas Kolonel Inf Dwi Sasongko selaku pimpinan pasukan melancarkan patroli jarak jauh (long range mission) dan Kapten Inf Agung Sedayu yang memimpin Satgas TNI juga mempertemukan kedua pemimpin suku sebagai upaya menindaklanjuti konflik yang terjadi. Kedua pemimpin suku yang bertikai, yaitu Katuta Wa Katuta dan Muyemba Funkwe selaku perwakilan Suku Bantu serta Jenderal Kamuti sebagai perwakilan Suku Twa, berhasil dipertemukan dan mencapai kesepakatan damai.
2. Peresmian klinik kesehatan oleh Satgas Indobatt di Lebanon
Satuan Tugas Indonesian Battalion (Satgas Indobatt) dikatakan sebagai salah satu garda terdepan di Sektor Timur UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon) dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah PBB, khususnya di wilayah Lebanon. Peresmian Klinik Kesehatan di Desa Ett Taibe, Lebanon Selatan oleh Satgas Indobatt UNIFIL pada bulan Juni 2021 lalu merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat berkebutuhan khusus (difabel). Peresmian klinik ditandai dengan pengguntingan pita oleh Dansatgas Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya dan didampingi oleh Kepala Desa atau Mayor Ett Taibe Mr. Abbas Diab.
(Baca juga: Ini Kronologi Lengkap Aksi Prajurit TNI Cegat Tank Merkava Israel di Lebanon)
3. Meredam ketegangan politik Lebanon-Israel
Satgas Indobatt juga melakukan patroli rutin dalam rangka meredam ketegangan antara Lebanon dan Israel. Patroli ini dilakukan dengan sang Komandan Kontingen Garuda sekaligus Komandan Satgas XXIII-O/UNIFIL Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar terjun langsung untuk memantau situasi Blue Line/garis demakrasi kedua negara.
Kemampuan dalam meredam ketegangan politik antara Lebanon dan Israel ini diapresiasi oleh Force Commander UNIFIL, Major General Stefano Del Col. Terlebih, pasukan TNI yang menempatkan diri dalam posisi beresiko, seperti Blue Line perbatasan Lebanon dan Israel.