Nia mengakui bahwa perbuatannya bukanlah perbuatan terpuji. Dia pun sadar bahwa sebagai manusia harusnya memberikan contoh yang baik kepada anak-anaknya dan orang sekitar.
“Sebagai manusia saya sadar harusnya beri contoh yang baik bagi anak dan orang sekitar, saya berharap saya dibukakan pintu maaf sebesarnya teruma yang saya kasihi ortu dan seluruh keluarga besar terutama anak-anak saya Mikhayla, Mainaka, dan Magika,” ujar Nia.
“Dan terutama buat saya atas pengampunan dari Allah SWT. Sebagai WNI saya akan bersikap kooperatif dan terima kasih atas semua doa,” lanjut NIa.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.