Dubes Ashraf: Komunitas Pelajar Indonesia Adalah yang Terbesar di Mesir

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 12 Juli 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 18 2439311 dubes-ashraf-komunitas-pelajar-indonesia-adalah-yang-terbesar-di-mesir-9vm12ZSWn7.JPG Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ashraf M Sultan. (Foto: Faisal/MPI)

JAKARTA – Kerja sama Indonesia dan Mesir telah terjalin sejak lama dan masih terus berjalan sampai saat ini. Sebagai buktinya, komunitas pelajar Indonesia di Mesir menjadi komunitas pelajar terbesar dibandingkan komunitas dari negara-negara lain.

“Kami memiliki sekira 10 ribu pelajar Indonesia yang belajar di Mesir sekarang. Jadi, ini mungkin komunitas pelajar terbesar yang kami miliki di Mesir,” kata Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ashraf M. Sultan dalam wawancara dengan MNC Media.

BACA JUGA: Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Mesir Tetap Terjalin di Tengah Pandemi 

“Kami memiliki banyak komunitas dari berbagai negara, tetapi 10 ribu pelajar dari Indonesia adalah yang terbesar.”

Mesir memiliki program kerja sama pendidikan dengan Indonesia melalui beasiswa Universitas Al Azhar di Kairo. Beasiswa ini diberikan kepada 180 pelajar dari Indonesia untuk mempelajari Islam dan bahasa Arab di Al Azhar Kairo.

BACA JUGA: Persahabatan Presiden Soekarno dan Gamal Abdel Nasser Dorong Hubungan Indonesia-Mesir 

“Seratus delapan puluh beasiswa untuk pelajar Indonesia tahun ini. Al Azhar menanggung semua biaya, akomodasi dan biaya pendidikan. Ini program kami yang telah berjalan untuk waktu yang lama,” kata Dubes Ashraf.

Selain program tersebut, Mesir juga mempromosikan program pendidikan lain yang tidak berfokus pada studi Islam dan bahasa Arab. Program ini dipromosikan sejak tahun lalu dan mendorong pelajar Indonesia untuk melakukan studi bidang-bidang umum seperti arsitektur, sastra, teknik, dan kedokteran di Mesir.

Namun, menurut Dubes Ashraf, pelaksanaan program tersebut sejauh ini terkendala oleh pandemi Covid-19.

“Program ini dimulai tahun lalu. Tetapi sayangnya, kami tidak dapat menyelesaikannya karena pandemi. Kami berharap semoga tahun demi tahun keadaan normal dapat kembali sehingga kami dapat mengirimkan siswa indonesia dalam program ini,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini