Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 19 Juli: Pembunuhan Dirut PT Asaba

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 19 Juli 2021 |07:17 WIB
Peristiwa 19 Juli: Pembunuhan Dirut PT Asaba
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Beragam peristiwa di dunia terjadi pada tanggal 19 Juli. Okezone pun merangkum sejumlah peristiwa mendunia yang terjadi pada tanggal 19 Juli.

Berikut rangkuman sejumlah peristiwa mendunia yang terjadi pada 19 Juli dari berbagai sumber:

1. Pembunuhan Dirut PT Aneka Sakti Bhakti (Asaba)

Pada 19 Juli 2003, Direktur Utama (Dirut) PT Aneka Sakti Bhuana (Asaba) Boedyharto Angsono dibunuh oleh pembunuh bayaran. ‎Boedyharto dibunuh saat sedang bersama pengawal pribadinya Serda Edy Siyep yang merupakan anggota Kopassus.

Merujuk dari berbagai sumber, Boedyharto dan ‎Serda Edy dibunuh di depan lapangan basket Gelanggang Olahraga (GOR) Sasana Krida Pluit, Jakarta Utara, sekira pukul 05.30 WIB oleh empat oknum anggota Marinir.

Pihak Kepolisian kemudian menangkap empat oknum anggota Marinir diduga terkait pembunuhan tersebut, pada 31 Juli 2003. Empat oknum anggota Marinir yang ditangkap disinyalir pengawal pribadi Gunawan Santoso. Gunawan sendiri merupakan mantan menantu Boedyharto.

Gunawan pun turut dicokok oleh pihak kepolisian pada 12 September 2003. Pembunuhan tersebut menjadi sorotan publik pada tahun 2003.

2. Terjadinya Pertempuran Syudzunah

Pada 19 Juli 711, terjadi pertempuran antara pasukan muslim pimpinan Tariq bin Ziyad melawan antek Visigothic Raja Roderic. Pertempuran tersebut terjadi di sekitaran Sungai Guadalate, daerah paling selatan Andalusia.

Peperangan yang lebih dikenal‎ dengan sebutan Pertempuran Syudzunah atau Pertempuran Wadi Lakah tersebut dimenangkan oleh pasukan muslim pimpinan Tariq bin Ziyad. Kemenangan tersebut tercatat sebagai jalan pembuka bagi pasukan muslim untuk menaklukan wilayah Andalusia.

Bani Umayyah atau pasukan muslim pimpinan Tariq bin Ziyad tersebut menerjunkan 7.000 sampai 12.000 orang dengan korban 1.000 hingga 1.500. Sedangkan, Raja Roderic menurunkan pasukan 20.000 sampai 50.000 dan memakan korban mencapai 20.000 hingga 30.000.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement